Sengaja Mangkal di Dekat Tempat Wisata, Polisi Phuket Dituduh Sasar Turis Asing untuk Ditilang
Dunia

Sebuah postingan di media sosial tersebut menjadi viral karena menyalahkan polisi lalu lintas lantaran dianggap menyasar turis asing ketika wisatawan mulai kembali.

WowKeren - Pihak kepolisian Phuket Thailand buka suara menanggapi tuduhan yang ramai menjadi perbincangan di Facebook. Sebuah postingan di Facebook menunjukkan adanya pos pemeriksaan sepeda motor yang menuduh polisi menghancurkan pariwisata.

Postingan tersebut dibuat dalam bahasa Thailand di grup Facebook Sandbox Phuket SHA Plus pada hari Minggu (21/11) dan menjadi viral karena menyalahkan polisi lalu lintas lantaran "merampok" orang asing seiring dengan kembalinya turis ke negara tersebut.

Dalam unggahan itu, laman Facebook tersebut juga menyertakan foto-foto pos pemeriksaan lalu lintas tepat di dekat hotspot wisata Jalan Bangla, di restoran The Kitchen di sebelah klub malam TaiPan di Jalan Rath-U-Thit 200 Pi. Dikatakan bahwa polisi di sana merampok turis dengan menghentikan mereka dan memeriksa untuk memastikan bahwa mereka mengikuti undang-undang lalu lintas.

Postingan ini pun mendapatkan tanggapan dari pihak kepolisian Phuket. Mereka mengatakan bahwa polisi hanya menjalankan tugas mereka untuk menegakkan hukum lalu lintas.


Mereka meminta warga yang mengirim postingan itu atau orang lain untuk melaporkan setiap kasus di mana orang asing dirampok seperti yang diklaim oleh postingan tersebut. Mereka mengatakan bahwa pemeriksaan lalu lintas adalah bagian normal dari pekerjaan mereka dengan tujuan meningkatkan keselamatan di jalan dan mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Menurut polisi wisatawan mungkin kurang memahami seluk beluk aturan lalu lintas berkendara di jalanan Thailand. Yang mana hal itu berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Beberapa wisatawan tidak mengenal jalan dan tidak mengetahui peraturan lalu lintas," kata polisi. "Dan karena hukum, tradisi dan budaya yang berbeda, hal ini dapat menyebabkan kecelakaan dan membahayakan pengendara itu sendiri atau orang lain dan properti dari wisatawan itu sendiri."

Lebih jauh, polisi juga merilis statistik pemberhentian lalu lintas untuk menunjukkan bahwa mereka tidak bias atau menargetkan orang asing di pos pemeriksaan mereka. Mereka menunjukkan bahwa 0,67 persen dari 374.117 wisatawan domestik yang tercatat memasuki Phuket dari 16 Oktober hingga 23 November dihentikan dan disebut karena pelanggaran lalu lintas, total ada 2.507 orang Thailand.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts