Polisi mengatakan tidak ada bahaya langsung lainnya di daerah itu. Ledakan bom PD II itu terjadi selama terjadi pengeboran di lokasi konstruksi dekat stasiun.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 02 Desember 2021 - 09:13 WIB
WowKeren - Sebuah bom udara yang berasal dari sisa Perang Dunia II meledak di dekat stasiun kereta api Munich, Jerman, pada Rabu (1/12). Insiden ini menyebabkan banyak orang mengalami luka-luka mengingat daerah itu adalah kawasan stasiun yang sibuk.
Setidaknya satu dari korban terluka parah. Polisi mengatakan tidak ada bahaya langsung lainnya di daerah itu. Ledakan itu terjadi selama terjadi pengeboran di lokasi konstruksi dekat stasiun, yang sudah ditutup begitu juga dengan layanannya.
Bom itu memiliki berat sekitar 551 pon. Menurut Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann, bom itu tampaknya tersentuh selama aktivitas konstruksi.
Stasiun itu memiliki empat jalur dan merupakan salah satu yang tersibuk di Jerman dan melayani sejumlah jalur kereta api yang berbeda. Terletak di distrik kota Schwanthalerhohe, stasiun ini awalnya dibangun pada tahun 1895.
Sementara itu, penemuan bom besar yang meledak yang berasal dari Perang Dunia II bukan hal baru di Jerman. Majalah Smithsonian menyebutkan bahwa ada sekitar 2.000 bom yang tidak meledak ditemukan di negara itu setiap tahunnya.
Pada 2018 lalu, pihak berwenang menjinakkan bom seberat 1.100 pon yang ada di Berlin. Untuk melangsungkan upaya ini, pihak berwenang harus melakukan evakuasi dalam skala besar. Kala itu, area evakuasi meliputi kementerian pemerintah, rumah sakit, dan stasiun kereta api pusat kota.
Kemudian pada tahun berikutnya, sebuah bom juga ditemukan di Frankfurt. Lebih dari 16.000 orang dievakuasi di dekat Bank Sentral Eropa di Frankfurt untuk memungkinkan para ahli penjinak bom menonaktifkan salah satu dari dua detonator bom seberat 1.100 pon. Sama seperti kejadian kali ini, penemuan bom itu terjadi selama pekerjaan konstruksi berlangsung.
(wk/zodi)