Buntut Teror 'Joker', Jepang Pasang Kamera Keamanan di Dalam Kereta
pixabay.com/Ilustrasi/Engin_Akyurt
Dunia

Pemerintah akan mempertimbangkan untuk membuat pengecualian dalam kasus kereta satu gerbong. Sebab untuk kereta jenis ini kru dapat dengan mudah memantau situasinya.

WowKeren - Serangan mematikan di atas kereta Tokyo yang terjadi pada Oktober lalu telah membuat pemerintah Jepang mengeluarkan kebijakan baru untuk publik. Pada Jumat (3/12), Kementerian Transportasi mengatakan bahwa mereka akan mewajibkan operator kereta api nasional untuk memasang kamera keamanan di kereta yang baru dibangun.

Di bawah langkah-langkah keselamatan yang disusun oleh kementerian itu juga akan meminta perusahaan kereta api untuk mendapatkan pemahaman dan kerja sama penumpang untuk melakukan pemeriksaan pada bagasi yang mereka bawa. Peraturan yang direvisi juga memungkinkan operator untuk mulai melakukan pemeriksaan keamanan mulai Juli tahun ini.

Langkah itu dilakukan setelah Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata bertukar pandangan tentang langkah-langkah keamanan dengan operator kereta api utama termasuk grup Japan Railways. Menteri transportasi Tetsuo Saito pada konferensi pers di Tokyo mengatakan bahwa langkah kejahatan yang ada selama ini mungkin belum cukup. Sebab, aturan yang ada hanya menekankan pada pengoperasian kereta untuk mencegah kecelakaan.

"Langkah-langkah pencegahan kejahatan belum tentu cukup," ujarnya. "Karena langkah-langkah yang ada telah menekankan pada pengoperasian (kereta) yang aman dan mencegah kecelakaan."


Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pemerintah akan menanggung biaya pemasangan. Pihaknya kemungkinan akan memulai diskusi tentang masalah ini dengan para ahli dan operator kereta api akhir bulan ini. "Belajar dari kejadian itu, kami akan mempelajari kinerja kamera keamanan dan menanggung biaya pemasangannya," tambah Saito.

Sementara itu, Kementerian Transportasi akan mempelajari revisi peraturan tentang tindakan pencegahan bencana yang menginstruksikan operator untuk mengambil langkah-langkah keselamatan terhadap kebakaran. Saat ini peraturan tersebut tidak mencakup persyaratan pada kamera keamanan.

Terkait pemasangan kereta keamanan, pemerintah akan mempertimbangkan untuk membuat pengecualian dalam kasus kereta satu gerbong. Sebab untuk kereta jenis ini kru dapat dengan mudah memantau situasinya.

Di bawah tindakan tersebut, operator kereta api diminta untuk memberi tahu penumpang tentang lokasi tombol darurat. Penumpang diminta untuk menggunakannya tanpa ragu-ragu terutama dalam situasi mendesak.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait