Biro Pendidikan kota (EDB) menekankan Hong Kong adalah bagian yang tak terpisahkan dari Daratan Tiongkok sehingga sekolah bertanggung jawab untuk memelihara nasionalisme siswa
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 07 Desember 2021 - 19:01 WIB
WowKeren - Hong Kong telah membuat kurikulum sekolah yang baru. Bloomberg melaporkan bahwa di bawah kurikulum sekolah baru yang dirilis oleh Biro Pendidikan kota (EDB) pada Selasa (30/12) tersebut, siswa di Hong Kong yang berusia enam tahun akan diajari untuk mencintai tanah air.
Dokumen setebal 89 halaman itu mewajibkan sekolah dasar dan menengah di Hong Kong untuk menanamkan kualitas ketaatan hukum, empati, ketekunan, dan cinta tanah air pada murid mereka. Kurikulum yang baru diperkenalkan juga menekankan penanaman rasa identitas nasional.
Dalam dokumen tersebut, EDB menekankan bahwa Hong Kong adalah bagian yang tak terpisahkan dari Daratan Tiongkok. Oleh sebab itu, sekolah memiliki tanggung jawab untuk memelihara rasa nasionalisme pada siswa mereka.
"Hong Kong adalah bagian tak terpisahkan dari Tiongkok," kata EDB. "Sekolah memiliki tanggung jawab untuk memelihara rasa identitas nasional siswa."
Kurikulum itu juga menyebutkan kerusuhan sosial dan politik serta menekankan perlunya memberikan lebih banyak kekuatan dalam peluncuran pendidikan warga negaranya. Selain itu, siswa juga akan diminta untuk memahami sejarah Tiongkok dengan benar dan belajar tentang konstitusi, budaya, dan nilai-nilai Tiongkok daratan.
Siswa juga diharapkan untuk menghormati simbol nasional Tiongkok seperti bendera, lagu kebangsaan, dan lambang negara. EDB juga menekankan perlunya memperkuat pemahaman siswa tentang negara mereka sejak usia muda. Sebab, hal ini dianggap akan membantu siswa untuk belajar menghargai budaya dan nilai tradisional Tiongkok.
"Membangun rasa identitas nasional (siswa), (mereka harus) memahami bahwa sebagai warga negara Tiongkok, mereka memiliki tanggung jawab untuk membela negara," bunyi dokumen itu.
Sebelumnya, Tiongkok menyalahkan sistem pendidikan Hong Kong yang dianggap mendorong perbedaan pendapat dan memicu protes demokrasi 2019 terhadap meningkatnya kontrol Partai Komunis Tiongkok atas kota itu, sebagaimana dilaporkan Bloomberg. Pada 4 Februari, EDB Hong Kong dilaporkan mengumumkan langkah-langkah untuk menanamkan rasa patriotisme pada anak-anak usia taman kanak-kanak.
(wk/zodi)