Tahap pertama vaksinasi anak ini akan digelar di wilayah yang memenuhi kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60 persen.
- Bertilia Puteri
- Senin, 13 Desember 2021 - 13:14 WIB
WowKeren - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun akan dimulai pada Selasa (14/12) besok. Berdasarkan data sensus penduduk 2020, sebanyak 26,8 juta anak akan menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.
"Kami harapkan hari Selasa (14/12) sudah dilakukan kick off di beberapa daerah yang akan kami tetapkan dan selanjutnya itu secara bertahap sampai tahun depan akan kita lakukan vaksinasi semua anak usia 6 sampai 11 tahun yang totalnya berdasarkan data itu ada 26,8 juta," jelas Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr. Maxi Rein Rondonuwu, pada Minggu (12/12).
Adapun pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini telah sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) juga telah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun.
"Ini dilakukan betul-betul karena kita ingin mempercepat vaksinasi semua penduduk di Indonesia dan juga mencegah penularan COVID-19," papar Maxi.
Lebih lanjut, tahap pertama vaksinasi anak ini akan digelar di wilayah yang memenuhi kriteria cakupan vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60 persen. Hingga saat ini, baru ada 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi yang telah memenuhi kriteria tersebut.
Provinsi yang dimaksud meliputi Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali. Penyuntikan vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun ini akan menggunakan Vaksin Sinovac yang telah memiliki izin penggunaan darurat alias Emergency Use Autorization (EUA).
"Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang," kata Maxi. "Sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus."
Maxi juga mengungkapkan bahwa mulai tahun depan, Vaksin COVID-19 Sinovac hanya akan digunakan untuk dosis anak. Vaksin COVID-19 non-Sinovac pun akan diprioritaskan untuk sasaran selain anak usia 6-11 tahun.
(wk/Bert)