Korban Tewas Kapal Karam Pembawa Migran Ilegal Indonesia di Malaysia Jadi 16 Orang, 20 Hilang
Nasional

Pada Rabu (15/12) kemarin, kapal yang diduga membawa WNI ilegal karam di perairan Malaysia. Kini, KJRI Johor Bahru menyampaikan jumlah korban atas peristiwa itu.

WowKeren - Baru-baru ini, tersiar kabar tenggelamnya sebuah kapal yang diduga membawa puluhan penumpang migran ilegal asal Indonesia. Adapun peristiwa nahas ini terjadi di perairan Malaysia dan menewaskan setidaknya 11 orang pada saat itu.

Kini KJRI Johor Bahru merilis informasi terbaru terkait karamnya sebuah kapal yang diduga membawa WNI di Pantai Tanjung Balau, Kota Tinggi, Johor Bahru, Rabu (15/12) pukul 05.00 waktu setempat. Berdasarkan informasi yang didapat dari akun Instagram @indonesiainjb, dari kapal yang diketahui membawa 50 WNI itu, sampai Kamis (16/12) hari ini, 16 orang ditemukan meninggal, 14 orang selamat, dan 20 orang belum diketahui keberadaannya.

"Satgas KJRI Johor Bahru juga terus berkoordinasi dengan aparat untuk memantau perkembangan pencarian korban dan untuk identifikasi jenazah di Hospital Sultan Ismail Johor," bunyi keterangan KJRI Johor Bahru, Kamis (16/12).


Sementara untuk korban selamat, KJRI Johor Bahru menuturkan bahwa mereka telah diamankan oleh angkatan tentara Malaysia dan pihaknya akan diberikan pendampingan ke konsuleran pendataan dan verifikasi dengan anggota keluarga di Indonesia, serta memastikan kondisi kesehatan korban. Pihak KJRI Johor Bahru pun memberikan hotline sebagai informasi penanganan korban kapal tenggelam tersebut.

Kemudian, KJRI menegaskan agar WNI yang hendak mencari pekerjaan di negeri orang, khususnya Malaysia, tidak menempuh jalur ilegal. Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono menuturkan bahwa posisi kapal tenggelam yang mengangkut WNI ilegal itu sudah berada di pinggir pantai.

Lebih lanjut, Hermono menuturkan bahwa kapal tersebut terbalik dikarenakan tersapu ombak ketika para penumpang hendak turun. Artinya, kapal tersebut tidak tenggelam.

"Kapal itu terbalik di bibir pantai, dan kemungkinan itu penumpangnya pada saat dia turun dari kapal itu tersapu ombak," papar Hermono kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (15/12). "Jadi bukan tenggelam di laut dalam karena itu udah di dekat pantai, pada saat kapal sudah dipinggir pantai, kapal terbalik."

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait