Kakak Laura Anna mengungkap permintaan mendiang sebelum meninggal. Laura rupanya punya alasan khusus ingin abunya dilarung ke laut dan memilih lokasi Pantai Ancol.
- Neressa Prahastiwi
- Jumat, 17 Desember 2021 - 19:35 WIB
WowKeren - Jenazah Laura Anna yang meninggal dunia pada Rabu (15/12) dikremasi oleh keluarga. Setelah proses kremasi berlangsung pada Kamis, abu Laura Anna kemudian dilarung ke laut di hari Jumat.
Guci yang berisi abu Laura Anna memang sempat dibawa pulang ke rumah. Namun menurut Grite Irene, abu Laura memang harus dilarung dan disimpan di tempat yang semestinya.
"Emang ini harus dilakukan. Ceritanya kan ada di rumah tapi nanti belum tau kapan mungkin bakalan dipindahin di tempat yang selayaknya," ujar Irene mengutip dari video di kanal YouTube Seleb Oncam News pada Jumat (17/12).
Alasan abu Laura dilarung dan berlokasi di Pantai Ancol juga diungkap. "Iya (permintaan Laura). (Ancol) Paling deket, trus dia dulu sering main ke sini jadi ya sekalian aja emang udah tempatnya dia," beber Irene.
Lebih lanjut, Laura Anna diceritakan amat menyukai laut. Keinginan agar jenazahnya dikremasi kemudian dilarung ke laut rupanya juga sempat diungkap Laura kepada sang kakak. Keluarga pun berusaha menuruti permintaan Laura tersebut.
"Dulu aku cuma inget pas masih sehat dia masih bilang mau jalan-jalan ke pantai," cerita Irene. "Dulu kita sering ke pantai memang, jadi ya kenangan kecil paling bahagianya kita juga. Kita selalu ke pantai, jadi ini kenangan bahagia kita."
"Dulu pernah ngobrol, dulu mungkin dia nggak serius. Bercanda nanti kalo gini, mau kayak gini deh gue," imbuhnya. "Tapi ya diturutin juga akhirnya."
Dengan dilarung ke laut, Laura Anna berharap bisa bebas pergi kemana pun. "Karena dia suka jalan-jalan, dia mau kemana-mana. Kalo di laut kan luas, biar bisa kemana aja yang dia mau," ungkap Irene.
"Dia lebih suka laut dibanding gunung," sahut ibunda Laura. "Dia suka banget laut emang, happy place-nya Laura di laut. Dulu kalo ke laut dari pagi sampe sore, pulang ke hotel cuma buat tidur, sisanya ke laut," tambah Irene.
Keluarga tampak sudah mengikhlaskan Laura Anna meski masih diliputi kesedihan. Laura diharapkan tak lagi merasakan sakit yang diderita selama 2 tahun terakhir pasca kecelakaan.
"Kita semua cuma bilang 'Laura bahagia, udah bebas sekarang, udah nggak sakit', akhirnya semua permintaan yang dia mau terwujudkan," pungkas Irene. "Bisa jalan-jalan di pantai, pergi kesana-sini lagi."
(wk/nere)