Wawancara dengan majalah Vogue Korea, Jin BTS berbicara tentang bagaimana menjalani hidup sesuka hati dan tidak berpura-pura sekarang membuatnya bahagia.
- Chusnul Chotimah
- Selasa, 21 Desember 2021 - 17:34 WIB
WowKeren - Jin BTS (Bangtan Boys) dikagumi penggemar karena caranya menjalani hidup. Baru-baru ini Jin berbicara tentang bagaimana menjalani hidup sesuka hati bisa membuatnya bahagia.
Dalam wawancara terbaru dengan majalah Vogue Korea, Jin diingatkan bagaimana ia banyak berubah. Di awal debut BTS, pemilik nama Kim Seokjin itu tidak banyak bicara.
Namun Jin secara bertahap mulai melepaskan imejnya sebagai "pangeran es" setelah terpengaruh oleh baris dari lagu "Fire," dari album BTS "The Most Beautiful Moment in Life: Young Forever," yang dirilis pada 2016. Lirik tersebut berbunyi, "Hidup sesukamu, itu hidupmu. Berhentilah mencoba, tidak apa-apa untuk kalah."
Untuk ini, Jin membahas bagaimana dalam hidup, selalu ada orang yang suka atau membencimu. Begitu juga dengan kritik, itu adalah sesuatu yang harus dihadapi semua selebriti. Jin juga berkata bahwa ia sekarang tidak pernah hidup dalam kepura-puraan.
Jin mengatakan, "Di masa lalu, aku biasa memisahkan Jin, anggota BTS, dari Kim Seokjin (nama lahir Jin) sebagai manusia, sampai batas tertentu. Tapi sekarang aku tidak (lagi melakukannya). Bagaimana aku muncul di TV adalah bagaimana aku menjalani hidupku."
Jin mengatakan bahwa melihat kembali dirinya di masa lalu membuatnya sedikit menyesal dan bertanya-tanya, "Kenapa aku hidup seperti itu?" Namun ia mengakui, "Aku pasti punya ide tentang bagaimana aku ingin hidup."
Tidak mudah untuk menjalani hidup seperti yang diinginkan tanpa menyerah pada tekanan dari luar, terutama karena Jin adalah salah satu orang paling terkenal di dunia. Ia pasti menerima perhatian dari penggemar di seluruh dunia dan harus memenuhi harapan mereka.
Hidup sesuka hati rupanya menjadi tujuan yang sudah ia tetapkan sejak 2020. Jin menjelaskan, "Ini jelas bukan tujuan yang mudah, karena kamu dipenuhi dengan pemikiran sepele, seperti, 'Aku harus melakukan ini besok, aku harus melakukan itu lusa.'"
"Aku tidak menyukai rencana. Kalau buat rencana harus dipatuhi, tapi menurutku ini sulit, jadi aku cenderung spontan, mau jalan-jalan atau apalah. Kamu perlu memiliki kerangka kerja dalam hidupku, tapi aku mencoba menghindari membuat rencana terperinci. Kepalaku sakit," katanya.
Bercanda sampai akhir, Jin menyimpulkan, "Kupikir aku sedikit lebih bahagia akhir-akhir ini karena aku hidup tanpa berpikir."
(wk/chus)