BBM Premium Disebut Akan Dihapus Tahun Depan, Ini Kata Pertamina Hingga Pengamat
mypertamina.id
Nasional

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah mengakui bahwa bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium mulai dikurangi dan dihapus pelan-pelan dari SPBU.

WowKeren - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin RON 88 alias Premium disebut-sebut akan dihapus. Menurut sumber CNBC Indonesia di lingkungan pemerintahan yang mengetahui informasi ini, pemerintah berencana menghapus BBM Premium mulai tahun depan.

"Premium tahun depan sudah tidak ada. Tunggu Perpres (Peraturan Presiden) keluar," ujar sumber CNBC Indonesia tersebut, Senin (20/12).

PT Pertamina (Persero) lantas dimintai konfirmasi terkait isu tersebut. Menurut Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, ketentuan terkait BBM Premium merupakan kewenangan pemerintah.

"Pertamina akan menjalankan penugasan sesuai yang diberikan pemerintah," ujar Irto kepada Okezone pada Selasa (21/12).

Menurut Irto, konsumsi BBM Premium kini memang sudah menurun. Masyarakat dinilai sudah lebih cerdas dalam memilih kualitas BBM.


"Iya masyarakat sudah bijak memilih BBM berkualitas," lanjutnya.

Di sisi lain, pengamat ekonomi energi dari UGM, Fahmy Radhi, mengaku pesimis BBM Premium akan dihapus tahun depan. "Saya tidak yakin tahun depan Premium benar-benar dihapuskan," jelas Fahmy kepada Tribunnews.

Fahmy mengungkapkan bahwa pemerintah telah mewacanakan penghapusan BBM dengan RON 88 secara menyeluruh sejak tahun 2017 lalu namun belum teralisasi hingga kini. Menurutnya, rencana penghapusan Premium akan membuat mafia pemburu rente impor Premium berpotensi merugi.

"Tetapi hingga kini (penghapusan BBM Premium) tidak pernah direalisasikan. Saya menduga, pemburu rente impor Premium selalu mencegah rencana penghapusan Premium," pungkasnya. "Pertamina diuntungkan. Sementara, pemburu rente dari impor Premium dirugikan jika benar-benar dihapuskan, pemburu rente akan menngalihkan lahan buruan rente."

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah mengakui bahwa BBM Premium mulai dikurangi dan dihapus pelan-pelan dari SPBU. Masyarakat didorong untuk mengkonsumsi BBM dengan RON yang lebih tinggi demi menekan emisi gas rumah kaca.

Arifin mengarakan bahwa sudah ada banyak negara yang meninggalkan BBM Premium. Kini hanya tersisa empat negara yang masih mengkonsumsi BBM Premium, termasuk Indonesia.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait