Ditemukan Sejumlah Jenazah Korban Tewas, Diduga Ada Serangan Udara Militer Myanmar
Dunia

Pasukan militer Myanmar diduga telah melangsungkan serangan udara terhadap kelompok anti kudeta. Dugaan ini muncul bersamaan dengan ditemukannya sejumlah jenazah.

WowKeren - Belum lama ini, sebuah laporan berita diketahui menyatakan adanya temuan jenazah setidaknya 9 orang di wilayah tengah Myanmar. Sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk dua anak-anak. Atas temuan ini, diduga adanya serangan udara oleh pasukan militer Myanmar.

Sementara itu, situs berita Myanmar Now melaporkan pada Selasa (21/12), bahwa mayat-mayat tersebut ditemukan oleh anggota tim pencarian dan penyelamatan yang mencapai pinggiran Desa Hnan Khar di Kota Gangaw, wilayah Magway setelah serangan tersebut. Selain warga sipil, dua di antara korban tewas tersebut merupakan anggota pasukan pertahanan d,iiri anti-kudeta.

Melansir Al Jazeera, berita penemuan itu muncul ketika penduduk di daerah tersebut dan Juru Bicara Milisi Anti Kudeta mengatakan kepada kantor berita AFP. Mereka mengatakan bahwa pasukan militer mengerahkan setidaknya satu helikopter untuk melakukan serangan udara ketika pemerintah militer berjuang untuk mematahkan perlawanan terhadap kudeta.


Sementara itu, Myanmar Now, menyatakan bahwa sebanyak tiga helikopter bertanggungjawab atas serangan udara mematikan tersebut. Sementara penduduk lainnya, menyebut ada lima helikopter yang digunakan dalam serangan tersebut, bahkan pasukan militer juga menembaki desa berpenduduk sekitar 6 ribu jiwa itu dari udara.

Seperti yang diketahui junta militer telah melakukan kudeta sejak Februari lalu, dan hingga kini belum juga berakhir. Akibatnya, muncul kelompok-kelompok yang melawan kudeta tersebut.

Menanggapi adanya kelompok-kelompok perlawanan kudeta, pemerintah militer lantas mengambil tindakan keras yang menurut kelompok pemantau lokal telah menewaskan lebih dari 1.300 orang. Menurut para analis, "pasukan pertahanan rakyat" (PDF) ini telah mengejutkan tentara dengan keefektifannya yang menyeret pasukan Jenderal Min Aung Hlaing ke dalam kebuntuan berdarah.

Sementara itu, pada Jumat pekan lalu, pasukan militer disebut untuk pertama kalinya melancarkan serangan terhadap pertemuan PDF di wilayah tengah Sagaing yang berdekatan dengan Magway menggunakan helikopter dan jet tempur. Hal ini sendiri telah dibenarkan oleh Juru Bicara militer, Zaw Min Tun, namun enggan memaparkan bagaimana serangan terjadi.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait