Catat! 4 Bansos Ini Tetap Disalurkan Tahun 2022, Ada Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako
Nasional

Pemerintah masih tetap menyalurkan sejumlah bantuan untuk masyarakat Indonesia pada 2022 mendatang. Anggaran untuk program ini disebut mencapai Rp154,8 triliun.

WowKeren - Indonesia akan tetap menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Pada akhir November 2021 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap adanya pos anggaran senilai Rp414 triliun untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 yang mencakup pemberian bantuan sosial.

Sebanyak Rp154,8 triliun disiapkan untuk sektor perlindungan masyarakat yang dibagi-bagi dalam beberapa program bansos. Setidaknya ada 4 bansos yang akan disalurkan tahun 2022 mendatang, seperti penjelasan berikut:

1. Kartu Pra Kerja

Kartu Pra Kerja akan membuka pendaftaran gelombang ke-23 mulai awal 2022 mendatang. Pemerintah akan mengalokasikan Rp11 triliun untuk program ini, dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menarget jumlah peserta sampai 3-4,5 juta orang.

"Jumlah pesertanya nanti sekitar 3-4,5 juta orang secara total. Di Semester II (pelatihan) akan dijalankan secara hybrid, baik offline maupun online," beber Airlangga, Rabu (15/12).

Peserta program ini akan mendapat insentif senilai Rp1 juta untuk pembelian paket pelatihan keterampilan. Lalu peserta juga akan mendapat insentif senilai Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan, serta Rp150 ribu setelah mengisi 3 survei.

2. Bansos Program Keluarga Harapan


Bansos ini merupakan program Kementerian Sosial yang disalurkan dengan atau tanpa pandemi COVID-19. Total penerima manfaat bansos PKH mencapai 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada tahun 2022 mendatang.

Total anggaran yang disiapkan Rp28,7 triliun dan disalurkan dalam 4 tahap melalui bank Himbara, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Terdapat beberapa kriteria penerima yang secara garis besar dibagi dari segi kesehatan (ibu hamil dan anak-anak usia 0-6 tahun), pendidikan (anak SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, SMA/MA sederajat, dan anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun), serta kesejahteraan sosial (lansia di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas berat).

3. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) alias Kartu Sembako

Kartu Sembako dari Kemensos ditargetkan diterima oleh 18,8 juta KPM dengan total anggaran Rp45,12 triliun. Seperti Bansos PKH, BPNT juga disalurkan lewat Bank Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN, maupun melalui agen yang ditunjuk.

Bantuan diberikan melalui mekanisme akun elektronik dan diberikan kepada KPM setiap bulannya. Nanti KPM penerima hanya boleh menggunakannya untuk membeli pangan di e-warung Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE PKH). Indeks bantuan yang ditetapkan senilai Rp200 ribu per bulan per KPM.

4. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdullah Halim Iskandar sudah memastikan bahwa program ini akan dilanjutkan tahun 2022 mendatang. Program ini memberikan bantuan kepada keluarga miskin di desa sebesar Rp300 ribu per KPM setiap bulannya.

"Sekitar 40 persen dana desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT)," terang Halim, Senin (13/12). "Dan selebihnya 60 persen dapat dimanfaatkan sebagai program Pemberdayaan Masyarakat untuk Masyarakat Desa."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait