Aturan Malam Tahun Baru 2022 di Surabaya: Jembatan Suramadu Hingga SPBU Ditutup
Pixabay
Nasional

Penutupan Jembatan Suramadu tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mengantisipasi berkumpulnya masyarakat di malam Tahun Baru. Upaya ini juga dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

WowKeren - Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Madura di Jawa Timur akan ditutup pada malam Tahun Baru 2022. Penutupan dilakukan pada Jumat (31/12) pukul 20.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

"Jam 8 malam pada 31 Desember 2021 ditutup, lalu dibuka pada jam 5 pagi pada 1 Januari 2022," ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penutupan Jembatan Suramadu tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mengantisipasi berkumpulnya masyarakat di malam Tahun Baru. Upaya ini juga dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

Selain itu, seluruh alun-alun di 38 kabupaten/kota di Jatim juga turut ditutup di malam pergantian tahun. Jalan-jalan utama yang berpotensi dibuat untuk berkumpul dan konvoi akan ditutup pada jam yang sama.

"Kalau di Surabaya semisal di kawasan Kenjeran, lalu Jalan Tunjungan, Raya Darmo dan sekitarnya. Semua dipastikan tutup mulai jam delapan malam," paparnya.


Sementara itu, Pemkot Surabaya mengimbau seluruh SPBU di Kota Pahlawan tersebut untuk mengakhiri aktivitasnya maksimal pukul 21.00 WIB pada malam 31 Desember 2021. SPBU dapat dibukan kembali pada 1 Januari 2021 pukul 04.00 WIB.

"Jadi sebelumnya di SE Wali Kota Surabaya tanggal 14 Desember 2021, semua aktivitas kegiatan pada malam tahun baru selesai pukul 21.00 WIB. Dari dasar itu, kami menindaklanjuti untuk SPBU juga tutup pukul 21.00 WIB dan buka lagi pukul 04.00 WIB, seperti malam pergantian tahun 2021," ungkap Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, Selasa (28/12).

Menurut Eddy, kebijakan tersebut diharap dapat mencegah mobilitas masyarakat seperti arak-arakan kendaraan bermotor. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) kepada seluruh Pimpinan/Pengelola tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada 27 Desember 2021.

"Jadi kita mohon kerjasamanya SPBU. Supaya tidak ada arak-arakan, tidak ada pawai kendaraan di Kota Surabaya. Sehingga masyarakat semua melaksanakan aktivitas di rumah masing-masing dalam rangka perayaan malam Tahun Baru 2022," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah meminta kepada seluruh kepala daerah di Indonesia untuk membuat aturan dalam rangka mencegah kerumunan saat perayaan Tahun Baru 2022. Meski pemerintah melarang perayaan Tahun Baru dengan pawai, arak-arakan, atau pesta kembang api, namun mal dan restoran masih diizinkan buka dengan kapasitas 75 persen saat malam Tahun Baru.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait