Baim Wong berbagi cerita mengenai tumbuh kembang putra pertamanya, Kiano Tiger Wong. Rupanya sikap Kiano yang makin manja pada Baim membawa kekhawatiran tersendiri.
- Amelia Nur Fatimah
- Kamis, 30 Desember 2021 - 16:43 WIB
WowKeren - Pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven saat ini telah memiliki dua orang buah hati. Putra pertama mereka, Kiano Tiger Wong saat ini baru merayakan ulang tahunnya yang ke-2 pada Senin (27/12) lalu.
Baim pun bercerita mengenai tumbuh kembang sang putra. Salah satunya momen-momen pertumbuhan yang tak ingin ia lewatkan. Seperti diketahui, Kiano tampaknya memang lebih manja pada sang ayah.
"Karena orang juga bilang ‘Im pas anak segede gini nikmatin nih karena nanti setelah gede dia nggak gini minta papa susu’. Jadi kadang-kadang orang ngerasa beban, balikin ke arah yang positif," ungkap Baim Wong pada WowKeren saat ditemui di bilangan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (30/12). "‘Pah susu’ selalu dia minta, kalau yang kecil minta sama mamanya."
Tapi ternyata sikap manja Kiano pada Baim mendapat teguran dari guru sang putra di sekolahnya. Baim pun diminta untuk lebih tega melepas sang buah hati agar nantinya Kiano bisa bersikap lebih mandiri.
"Dia(Kiano) kadang sekolah mau dianterin terus sama saya. Ternyata gurunya punya cara sendiri, dia bilang orangtua tidak boleh mengantar anaknya. Karena takutnya kebiasaan dia enggak mau dilepas, biar mandiri. Yang sekarang ini misal saya mau kerja, dia (Kiano) kadang nangis tapi kita kasih pengertian," jelas Baim Wong.
Baim juga mengungkap jika sang istri, Paula punya cara mendidik yang sedikit lebih keras dari pada dirinya. Hal itu rupanya juga sempat menimbulkan perbedaan cara mendidik di antara mereka.
"Dia itu selalu mau naik mobil mau itu jam 12 malam, jam 2 pagi, 4 pagi. Kalau Paula bilangnya dengan, walaupun emang enggak salah ya, 'Enggak boleh gitu ini udah malam'. Tapi anak segede gini kan enggak ngerti ya. Jadi saya pakai cara jangan ada mobil parkir di rumah, parkir di luar rumah. Pas keluar rumah, kita kasih lihat, 'Mana mobilnya enggak ada'. Terlalu banyak cara untuk didik anak, enggak perlu kita push dia untuk 'Enggak boleh'," pungkas Baim.
(wk/amel)