Terduga Pelaku Pembakaran Klinik di Osaka Jepang Meninggal, Aksinya Tewaskan 25 Orang
AFP/JIJI
Dunia

Morio Tanimoto (61) diduga sengaja melakukan pembakaran sebuah klinik kesehatan mental di Osaka, Jepang pada Jumat (17/12). Kini Tanimoto juga dinyatakan meninggal dunia.

WowKeren - Sebuah klinik kesehatan mental di Osaka, Jepang dilaporkan terbakar pada Jumat (17/12) hingga menewaskan 25 orang. Polisi pun dengan cepat menetapkan dugaan pelaku pembakaran, yakni seorang pria lansia bernama Morio Tanimoto (61).

Tanimoto sendiri juga termasuk salah satu dari 27 korban di peristiwa kebakaran tersebut. Dan pada Kamis (31/12) waktu setempat, Tanimoto dilaporkan meninggal dunia.

Mengutip Kyodo News, Tanimoto termasuk salah satu korban dengan kondisi sangat kritis akibat keracunan asap mengandung karbon monoksida. Kondisi tersebut yang akhirnya membuat Tanimoto mengembuskan napas terakhir sebelum sempat mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

Meski demikian, polisi memastikan investigasi kasus akan tetap berjalan untuk kemudian dilimpahkan ke pihak kejaksaan. Hanya saja investigasi pasti akan berlangsung lama karena terduga pelaku pembakaran tidak bisa lagi diinterogasi.


Sejauh ini pihak kepolisian telah menetapkan profil Tanimoto sang terduga pelaku pembakaran. Tanimoto merupakan salah satu pasien di klinik kesehatan mental yang dikepalai Kotaro Nishizawa (49) tersebut.

Orang-orang mengenal Tanimoto sebagai sosok yang tinggal sendiri dan kesehariannya pun tidak terlalu bersosialisasi. Hidup menyendiri ini dilakukan Tanimoto setelah melalui perceraian dengan istrinya serta kematian sejumlah anggota keluarganya. Tanimoto juga dicurigai kerap melakukan aksi bunuh diri.

Terkait dengan peristiwa kebakaran di klinik Osaka tersebut, Tanimoto ditemukan membeli sekitar 10 liter bensin pada akhir November 2021. Tanimoto dicurigai ingin meniru kebakaran mematikan di sebuah studio animasi di Kyoto pada 2019 lalu, di mana pelaku juga terlihat membeli bensin beberapa waktu sebelum kebakaran terjadi.

Rekaman kamera keamanan di klinik menunjukkan Tanimoto meletakkan sebuah tas kertas di depan area penerimaan tamu. Tanimoto kemudian berjongkok di dekat tas dan menggerakkan tangannya, setelah itu api terlihat dengan cepat naik ke langit-langit. Kebakaran besar tidak bisa terelakkan, menyebabkan 27 orang dilarikan ke rumah sakit dengan 25 di antaranya meninggal, termasuk Kotaro Nishizawa selaku kepala klinik.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait