Korea Selatan Beri Izin Penggunaan Vaksin Novavax, Siap Impor Pil Pfizer
Dunia
Vaksin COVID-19

Hari ini, Kamis (13/1), dijadwalkan akan tiba setidaknya 21.000 pil antivirus Pfizer, Paxlovid. Jumlah ini akan ditambah dengan kedatangan 10.000 butir lagi pada akhir bulan.

WowKeren - Korea Selatan menambah daftar vaksin yang disetujui untuk digunakan oleh warganya. Di tengah lonjakan infeksi omicron, negara itu telah mengizinkan penggunaan vaksin Novavax pada Rabu (12/1).

Tak hanya itu, negara ini juga bersiap untuk mendistribusikan pil antivirus Pfizer yang pertama. Hari ini, Kamis (13/1), dijadwalkan akan tiba setidaknya 21.000 pil antivirus Pfizer, Paxlovid. Jumlah ini akan ditambah dengan kedatangan 10.000 butir lagi pada akhir bulan, sebagaimana disebutkan oleh Kementerian Kesehatan.

Pil itu sendiri sebelumnya sudah mengantongi izin untuk penggunaan darurat sejak Desember lalu. Pil ini akan mulai digunakan dalam perawatan untuk lebih dari 1.000 orang per hari mulai Jumat. Juru bicara kementerian mengatakan bahwa sasaran yang boleh menggunakan pil itu adalah orang-orang yang berusia 65 tahun ke atas.

"Secara prioritas, pengobatan oral direncanakan akan dimulai pertama untuk pasien berusia 65 tahun atau lebih," ujar jubir tersebut dalam sebuah pernyataan. "Atau pasien dengan kekebalan yang berkurang di rumah dan pusat perawatan di rumah."


Menurut data dari uji klinis perusahaan, Paxlovid terbukti hampir 90 persen efektif mencegah rawat inap dan kematian pada pasien dengan risiko tinggi penyakit parah. Pfizer juga mengklaim bahwa data laboratorium menunjukkan jika pil tersebut efektif melawan omicron.

Sementara itu, Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea Selatan mengumumkan telah mengesahkan vaksin Novavax. Sebelumnya, negara ini telah memberikan lampu hijau ke merek vaksin lainnya untuk digunakan, seperti AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Janssen Johnson & Johnson.

Vaksin Novavax akan diproduksi oleh pengembang vaksin Korea Selatan SK Bioscience Co Ltd, sebagaimana dikatakan oleh perusahaan. Vaksin dua dosis berbasis protein ini telah mendapatkan otorisasi dari regulator Uni Eropa dan Organisasi Kesehatan Dunia sebelumnya.

Adapun merek vaksin tersebut sebelumnya telah disahkan di sejumlah negara termasuk India, Indonesia dan Filipina, di mana mitra Novavax, Serum Institute of India, akan memasoknya. Saat ini, Novavax tengah menunggu persetujuan di Jepang, di mana vaksinnya akan diproduksi dan didistribusikan oleh Takeda Pharmaceutical.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts