Alasan Penerima Vaksin COVID-19 Pfizer Belum Bisa Terima Booster Saat Ini
itb.ac.id
Nasional
Vaksin COVID-19

Menurut Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, pemberian booster saat ini baru menyasar penerima dosis pertama-kedua Vaksin COVID-19 Sinovac dan AstraZeneca.

WowKeren - Indonesia sudah mulai menyuntikkan Vaksin COVID-19 dosis ketiga alias booster sejak Rabu (12/1) lalu. Booster Vaksin COVID-19 untuk saat ini diprioritaskan bagi warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan lainnya.

Meski demikian, masyarakat yang menerima Vaksin COVID-19 Pfizer dosis pertama dan kedua masih belum bisa menerima booster untuk saat ini. Menurut pihak Kementerian Kesehatan, hal ini dikarenakan para penerima Vaksin COVID- 19 Pfizer mendapatkan dosis keduanya belum sampai enam bulan yang lalu. Sedangkan syarat vaksin COVID-19 booster adalah telah melewati masa enam bulan pasca penyuntikkan dosis kedua.

"Belum ditentukan ya, karena kan belum sampai enam bulan (pemberian vaksin primer)," jelas Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, kepada CNN Indonesia pada Jumat (14/1).

Menurut Nadia, pemberian booster saat ini baru menyasar penerima Vaksin COVID-19 Sinovac dan AstraZeneca. Kemenkes sendiri telah menetapkan empat regimen pemberian vaksin booster bagi warga yang menerima dosis pertama dan kedua Sinovac atau AstraZeneca.


Warga yang menerima dosis satu dan dua AstraZeneca dapat menerima setengah dosis Vaksin Moderna. Sedangkan warga yang menerima dosis satu dan dua Sinovac bisa menerima setengah dosis Vaksin Pfizer atau setengah dosis Vaksin AstraZeneca sebagai booster.

"Kita bisa lihat bahwa dari kombinasi misalnya AstraZeneca tiga kali, atau mRNA tiga kali dibandingkan mix dua jenis regimen, ternyata itu didapatkan titer antibodi yang lebih tinggi," papar Nadia.

Di sisi lain, Nadia juga sempat mengungkapkan bahwa kini sudah ada 21 provinsi yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi booster non-lansia atau usia di atas 18 tahun. Puluhan provinsi tersebut telah mencapai target cakupan vaksinasi yang ditentukan.

Antara lain DKI Jakarta, Bali, DI Yogyakarta, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Lampung, serta Nusa Tenggara Barat. Kemudian ada juga Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Jambi, dan Kalimantan Selatan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts