Jokowi Mania Hendak Polisikan Ubedilah Badrun, Gibran: Tidak Usah
Nasional

Relawan Jokowi Mania (JoMan) menilai dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, telah menyebarkan fitnah dan manipulasi terkait pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK.

WowKeren - Relawan Jokowi Mania (JoMan) berencana mempolisikan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun. Diketahui, Ubedillah adalah pihak yang baru saja melaporkan kedua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, ke KPK atas dugaan KKN.

JoMan menilai Ubedilah telah menyebarkan fitnah dan manipulasi terkait pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK. Menurut pihak JoMan, laporan Ubedilah ke KPK atas Gibran dan Kaesang hanya "pesanan" belaka.

"Kalau hanya untuk mencari popularitas atas dasar laporan hoax saja, tapi tak mau tanggung jawab ya repot. Dia harus berani pikul beban itu. Berani tidak di pengadilan Ubed tanggung jawab," jelas Ketua Umum JoMan, Imanuel Ebenezer, Jumat (14/1). "Ini hanya pesanan saja. Makanya kita laporkan ke Polda. Dia harus tanggung jawab. Kalau perlu dengan bosnya si politisi hitam juga harus dipanggil juga."

Meski demikian, Gibran meminta agar pihak JoMan mengurungkan niatnya untuk mempolisikan Ubedilah. Wali Kota Solo tersebut menilai langkah tersebut justru bisa memperkeruh suasana.

"Ra sah (tidak usah) lah. Tekne wae rak bosen (dibiarkan saja lama-lama juga bosan). Beritanya juga sudah sepi kok," tutur Gibran pada Jumat hari ini.


Menurut Gibran, tudingan Ubedilah terhadap dirinya dan Kaesang tidak akan berbuntut panjang. Pasalnya, Gibran menilai Ubedilah tidak memiliki bukti yang cukup.

"Enggak ada buktinya. Lapor kok enggak ada buktinya," kata Gibran.

Lebih lanjut, Gibran mengungkapkan bahwa dirinya sendiri tidak memiliki rencana untuk melaporkan Ubedilah ke polisi. Gibran yakin dirinya tidak melakukan hal yang telah dituduhkan oleh Ubedilah.

"Enggak usah (lapor) lah. Fokus kerja saja. Saya tidak merasa tercemar kok. Kalau saya nyolong, itu baru tercemar. Saya tidak nyolong kok," tukasnya.

Sebelumnya, Gibran telah menyatakan siap untuk mengikuti proses hukum dari laporan Ubedilah tersebut. Ia juga mengaku siap dihukum apabila terbukti melakukan pelanggaran.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts