Kasus COVID-19 di Lingkungan Sekolah Terus Meluas, Wagub DKI Beber Alasan PTM Tetap Dilanjutkan
UNICEF/Wilander
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Kasus penyebaran COVID-19 di sekolah DKI Jakarta semakin merebak luas. Seperti yang diketahui, hingga saat ini kegiatan PTM 100 persen masih digelar meski telah ditemukan kasus COVID-19 di sekolah.

WowKeren - DKI Jakarta merupakan salah satu daerah yang telah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sesuai dengan arahan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri. Namun belakangan ini, ditemukan sejumlah kasus COVID-19 di lingkungan sekolah, bahkan menyebabkan belasan sekolah ditutup.

Meski kasus penularan COVID-19 di lingkungan sekolah terus meluas, PTM di DKI masih terus dilaksanakan hingga saat ini. Tercatat ada 16 siswa dan 3 guru yang terpapar COVID-19.

Mengenai PTM yang masih dilaksanakan di tengah sebaran kasus COVID-19 itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria membeberkan alasannya. Menurutnya, temuan kasus COVID-19 di sekolah itu masih sangat kecil dibandingkan dengan jumlah sekolah dan peserta didik yang mengikuti PTM 100 persen.

"Jumlah sekolah di Jakarta (yang menggelar PTM 100 persen terbatas) itu 10.429 dan tidak bermaksud mengecilkan dan mengabaikan adanya 15 sekolah atau 19 kasus di PTM ini," ujar Riza dalam keterangannya, Minggu (16/1). "Namun demikian DKI masih memenuhi syarat melaksanakan PTM 100 persen."


Adapun syarat yang dimaksud Riza itu merujuk pada pencapaian vaksinasi COVID-19 di Ibu Kota bagi lanjut usia (lansia) yang harus di atas 50 persen, serta vaksinasi bagi tenaga pendidik dan siswa di atas 80 persen. Sementara capaian vaksinasi COVID-19 untuk pendidik di DKI sudah mencapai 89 persen, lansia lebih dari 71 persen, dan siswa di kisaran 92 persen.

Selanjutnya, kata Riza, DKI Jakarta juga berada di level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM 100 persen yakni 1 dan 2. Seperti yang diketahui DKI Jakarta saat ini masih menerapkan PPKM Level 2 periode 4 hingga 17 Januari 2022 mendatang.

Mengingat capaian vaksinasi dan level PPKM di DKI Jakarta yang masih memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM 100 persen, maka Pemprov melalui Dinas Pendidikan hingga kini belum ada niat untuk merevisi kebijakan yang sudah dibuat sebelumnya.

Kendati demikian, Riza mengingatkan para orangtua untuk terus mengawasi dan mengingatkan anaknya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Sekali lagi para orang tua, bapak ibu semuanya, ingatkan anak patuhi protokol kesehatan Covid-19 saat pergi ke sekolah maupun pulang kembali dari sekolah," jelas Riza.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts