Mulai Sibuk Endorse, Rachel Vennya Malah Disambut 'Cancel Culture'?
Instagram/rachelvennya
Selebriti

Sempat 'tenggelam' gara-gara kasus karantina dan dugaan penyuapan, kini Rachel Vennya rupanya sudah mulai kembali aktif di media sosial dan melakukan endorsement.

WowKeren - Usai sempat tersandung kasus karantina dan dugaan penyuapan, Rachel Vennya rupanya sudah mulai kembali aktif di media sosial. Bahkan baru-baru ini, Rachel sudah mulai kembali menerima endorsement.

Pasalnya di Instagram Story, Rachel terlihat mempromosikan produk baju dan tas. Rachel tampil matching dengan baju dan tas bermotif sama yang ia padukan dengan celana jeans.

Namun hal itu rupanya ditanggapi sinis oleh para netter. Bahkan banyak netter mengungkapkan kekecewaannya pada toko baju tersebut lantaran kemunculan Rachel.

"IH MALES BGT MASIH ENDORSE SI SOPAN," tulis akun @je*****ab. "Kecewa.. masih banyak selebgram yg lain," komen akun @am*****ra. "CANCEL DEH BYE," timpal akun @shab******.

Hal itu rupanya juga berlaku dengan salah satu outlet sate yang dipromosikan oleh Rachel. Pasalnya banyak netter yang mengaku kecewa saat sate tersebut dipromosikan Rachel di Instagram Story.


"Ini juga ikut2an. Miris," komen akun @na*****ia. "Satenya keliatan menggoda sekali tapi ga mau pesen kalo di endorse si sopan," sambung akun @2nd******. "Gaakan beli karna msh endorse bad influencer. Tq," tulis akun @an******ne.

Netter lain rupanya setuju dengan hal tersebut. Bahkan banyak netter mendukung agar cancel culture benar-benar diterapkan.

Cancel culture sendiri merupakan bentuk boikot di mana seseorang, biasanya seorang seleb yang memiliki perilaku bermasalah di media sosial. Cancel culture juga bisa diartikan sebagai bentuk ostrakisme modern di mana seseorang dikeluarkan dari lingkaran sosial atau profesional baik secara daring di media sosial maupun di dunia nyata. Hal itu pun menyebabkan penurunan besar-besaran dalam basis penggemar dan karier orang tersebut.

"Social punishment masih berlanjut ya wak," tulis akun @pt*****sr. "Itu namanya hukum sosial... so enjoy bund, gudlak," sahut akun @ma*****64.

"Cancel culture mulai berlaku disini. Ada bagusnya juga sih," komen akun @bi*****ku. "Ya bagus, cancel culture harus mulai dibiasakan di indonesia, terutama untuk public figure yg keseringan berperilaku negative," tambah akun @mo*****mu.

(wk/enyk)


You can share this post!


Related Posts