Ada di Sekitar Kita, Waspadai Jenis Radiasi dan Infeksi Yang Bisa Picu Kanker Berikut Ini
pexels.com/Ave Calvar Martinez
Health

Kanker bisa dipicu dari berbagai hal termasuk gaya hidup, paparan radiasi, hingga infeksi. Ancaman paparan radiasi dan infeksi yang ada di sekitar kita berikut ini patut diwaspadai.

WowKeren - 4 Februari ditetapkan menjadi Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day. Hari Kanker diadakan untuk membuat masyarakat dunia lebih terbuka dan memberi perhatian serius akan ancaman kanker. Termasuk melakukan pencegahan agar tidak terkena kanker.

Kanker merupakan salah satu penyakit yang kini jadi ancaman bagi masyarakat dunia. Bahkan kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Kanker sendiri merupakan istilah umum untuk sekelompok besar penyakit yang disebabkan ketika sel-sel abnormal membelah dengan cepat dan menyebar ke jaringan hingga organ lain.

Sel kanker berkembang karena banyak perubahan yang terjadi pada gen mereka. Perubahan ini memiliki banyak kemungkinan penyebab. Mulai dari kebiasaan gaya hidup, gen yang didapat dari orang tua atau mungkin terpapar agen penyebab kanker di lingkungan mereka. Bahkan sering kali, tidak ada penyebab yang jelas.

Tak bisa dipungkiri, banyak masyarakat modern mengidap kanker karena gaya hidup mereka. Merokok, junk food, dan sederet gaya hidup modern lain menjadi kebiasaan buruk yang bisa memicu munculnya kanker. Tapi selain itu, ada berbagai hal di sekitar kita yang bisa memicu kanker.

Apa saja? Berikut rangkuman mengenai hal-hal yang bisa memicu kanker dari berbagi sumber:

Radiasi Ultraviolet (UV)

Radiasi ultraviolet (UV) adalah bentuk radiasi elektromagnetik yang berasal dari matahari dan sumber buatan manusia seperti tanning bed dan obor las. Radiasi sendiri adalah emisi (pengiriman) energi dari sumber manapun. Sinar UV memiliki lebih banyak energi daripada cahaya tampak, tetapi tidak sebanyak sinar-x.

Sinar matahari adalah sumber utama radiasi UV. Tapi, Orang juga dapat terpapar sumber sinar UV buatan. Di antaranya dari tanning bed, terapi UV, Lampu uap merkuri atau Lampu busur xenon dan xenon.

Sebagian besar kanker kulit disebabkan oleh paparan sinar UV di bawah sinar matahari. Baik kanker sel basal maupun sel skuamosa cenderung ditemukan pada bagian tubuh yang terpapar sinar matahari, dan kemunculannya biasanya terkait dengan paparan sinar matahari seumur hidup. Banyak penelitian telah menemukan bahwa kanker kulit sel basal dan skuamosa terkait dengan perilaku tertentu yang menempatkan orang di bawah sinar matahari, serta sejumlah penanda paparan sinar matahari.

Sinar X dan Sinar Gamma


Sinar X dan sinar gamma dapat berasal dari sumber alam, seperti gas radon , unsur radioaktif di dalam bumi, dan sinar kosmik yang mengenai bumi dari luar angkasa. Tapi jenis radiasi ini juga bisa buatan manusia. Sinar-X dan sinar gamma dibuat di pembangkit listrik untuk energi nuklir, dan juga digunakan dalam jumlah yang lebih kecil untuk tes pencitraan medis, pengobatan kanker, iradiasi makanan, dan pemindai keamanan bandara.

Sinar X dan Gama merupakan jenis radiasi elektromagnetik energi tinggi (frekuensi tinggi). Baik sinar-x dan sinar gamma juga merupakanbentuk radiasi pengion frekuensi tinggi.

Jika radiasi pengion melewati sel dalam tubuh, dapat menyebabkan mutasi (perubahan) pada DNA sel, bagian dari sel yang mengandung gennya (cetak biru). Terkadang hal ini menyebabkan sel mati, tetapi terkadang dapat menyebabkan kanker di kemudian hari.

Radon

Radon adalah gas radioaktif yang tidak berwarna, tidak berbau. Ini terbentuk secara alami dari peluruhan (penguraian) unsur-unsur radioaktif, seperti uranium, yang ditemukan dalam jumlah yang berbeda di tanah dan batuan di seluruh dunia.

Radon hadir di luar ruangan dan di dalam ruangan. Untuk orang dewasa dan anak-anak, sebagian besar paparan radon berasal dari berada di dalam ruangan di rumah, kantor, sekolah, dan bangunan lainnya. Tingkat radon di rumah dan bangunan lain tergantung pada karakteristik batuan dan tanah di daerah tersebut.

Terkena radon untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kanker paru-paru . Gas radon di udara terurai menjadi elemen radioaktif kecil (keturunan radon) yang dapat bersarang di lapisan paru-paru, di mana mereka dapat mengeluarkan radiasi. Radiasi ini dapat merusak sel-sel paru-paru dan akhirnya menyebabkan kanker paru-paru.

Infeksi Virus Hingga Bakteri

Tak hanya radiasi, sejumlah serangan infeksi juga bisa menjadi pemicu munculnya kanker. Sejak awal abad ke-20, telah diketahui bahwa infeksi tertentu berperan dalam kanker pada hewan. Baru-baru ini, infeksi virus, bakteri, dan parasit tertentu telah diakui sebagai faktor risiko beberapa jenis kanker pada manusia. Di seluruh dunia, infeksi terkait dengan sekitar 15% hingga 20% kanker.

Meskipun infeksi yang dijelaskan di sini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena jenis kanker tertentu, kebanyakan orang dengan infeksi ini tidak pernah mengembangkan kanker. Risiko terkena kanker juga dipengaruhi oleh faktor lain. Misalnya, infeksi bakteri Helicobacter pylori ( H pylori ) dapat meningkatkan risiko kanker perut, tetapi apa yang Anda makan, apakah Anda merokok atau tidak, dan faktor lain juga memengaruhi risiko Anda.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait