Viral Atap Bandara Soetta Bocor Bak Air Terjun, Angkasa Pura II Beri Klarifikasi
Pixabay/TobiasRehbein
Nasional

Beredar di media sosial video mengenai atap terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang bocor hingga air mengucur deras. Pihak Angkasa Pura pun mengkonfirmasi kejadian tersebut dan memberi penjelasan.

WowKeren - Baru-baru ini sebuah video di media sosial yang menunjukkan kondisi terminal 3 Bandara Soekarno Hatta sukses menjadi perbincangan. Pasalnya, dalam video tersebut menunjukkan detik-detik air yang mengucur deras dari salah satu bagian langit-langit atap yang bocor di bandara tersebut.

Saat air yang tumpak makin deras, para pengunjung pun terdengar panik dan berteriak. Pengunggah menyindir kebocoran atap Bandara Soetta itu bak air terjun di Bandara Changi Singapura.

PT Angkasa Pura II (AP II) pun akhirnya buka suara mengenai beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kebocoran di atap Terminal 3 Bandar Udara Soekarno Hatta (Bandara Soetta). Senior Manager of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II Bandara Soetta, M. Kholik Muwardi, membenarkan telah terjadi kerusakan pada atap terminal 3 Bandara Soetta.

Viral Atap Bandara Soetta Bocor Bak Air Mancur, Angkasa Pura II Beri Klarifikasi

Twitter

Peristiwa itu ternyata terjadi basa Rabu (9/2) lalu. Namun pihaknya langsung menerjunkan teknisi untuk melakukan perbaikan pascakejadian kebocoran tersebut.


“Betul, itu kejadian di 9 Februari, sekitar pukul 17.17 WIB dan sudah diperbaiki secara langsung, jadi tanggal 9 malam sudah clear," kata Kholik, saat dihubungi pada Jumat (11/2/).

M. Kholik Muwardi juga menjelaskan bahwa kebocoran terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang, yang terjadi di sebagian besar wilayah Jabodetabek pada 9 Februari 2021 lalu. M. Kholik Muwardi juga menerangkan alasan atap terminal 3 bisa mengalami kebocoran.

"Karena ada hujan lebat yang disertai angin kencang, Beberapa lembar spandek yang merupakan bagian dari atap T3 mengalami gangguan, tepatnya di satu titik Boarding Gate 7 Terminal Soetta,” tutur Kholik.

Pasca kejadian, pihak Angkasa Pura II pun langsung mensterilkan daerah sekitar lokasi kejadian. Hal itu dilakukan agar tidak membahayakan penumpang dan karyawan, sekaligus untuk aktivitas perbaikan.

"Staf bandara selalu memonitor situasi di terminal selama 24 jam, sehingga antisipasi bisa dilakukan dengan baik," pungkas M. Kholik Muwardi.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait