RUU Baru Akan Mungkinkan Warga Singapura Berjudi Bersama Teman dan Keluarga di Rumah Secara Legal
Dunia

Dalam undang-undang Singapura saat ini, perjudian sosial memang tidak dilarang. Namun RUU Kontrol Perjudian akan secara khusus memberikan rezim pengecualian untuk perjudian sosial yang dilakukan di rumah di antara anggota keluarga dan teman.

WowKeren - Rancangan Undang-Undangan baru akan memungkinkan warga Singapura untuk terlibat dalam perjudian sosial dengan teman dan keluarga mereka secara legal. "Perjudian sosial" sendiri berarti perjudian yang dilakukan dalam konteks sosial dan bukan sebagai bisnis.

Dalam undang-undang Singapura saat ini, perjudian sosial memang tidak dilarang. Namun RUU Kontrol Perjudian akan secara khusus memberikan rezim pengecualian untuk perjudian sosial yang dilakukan di rumah di antara anggota keluarga dan teman.

Ada dua RUU yang diperkenalkan di Parlemen Singapura pada Senin (14/2), yakni RUU Kontrol Perjudian dan RUU Otoritas Pengatur Perjudian Singapura. Sedangkan beberapa undang-undang yang sudah ada, seperti UU Taruhan, akan dicabut.

Meski perjudian sosial dengan teman dan keluarga akan dilegalkan, Kementerian Dalam Negeri memperingatkan bahwa polisi akan mengambil "tindakan penegakan hukum yang kuat" terhadap sindikat kriminal yang mengeksploitasi aturan ini untuk kegiatan ilegal. Sedangkan perjudian online tidak akan mendapat pengecualian seperti perjudian sosial. Pasalnya, sulit untuk membuktikan bahwa individu yang terlibat benar-benar mengenal satu sama lain dalam konteks sosial.


Adapun RUU tersebut akan mengubah definisi perjudian untuk membuatnya netral teknologi, sehingga dapat mencakup produk perjudian yang ada dan yang tengah berkembang. Misalnya, ruang lingkup taruhan akan melampaui pacuan kuda dan acara olahraga untuk memasukkan hasil dari setiap kompetisi, acara, atau proses, meskipun tidak mencakup hal-hal seperti investasi dalam produk keuangan.

Sementara itu, individu di bawah umur yang berjudi akan dianggap telah melakukan pelanggaran, terlepas dari apakah mereka melakukannya melalui operator yang sah atau melanggar hukum. Usia minimum untuk berjudi adalah 21 tahun, kecuali untuk berjudi di gerai fisik Singapore Pools yang berusia 18 tahun.

Individu di bawah umur juga akan melanggar pidana apabila memasuki area perjudian, kecuali jika pemeriksaan masuk tidak diperlukan. Misalnya, gerai fisik Singapore Pools dikecualikan dari aturan ini karena mereka tidak diharuskan untuk melakukan pemeriksaan masuk.

RUU kedua akan menetapkan Otoritas Pengatur Perjudian (GRA) sebagai regulator tunggal untuk semua bentuk perjudian. Saat ini, perjudian di Singapura adalah lingkup beberapa lembaga dan kementerian. RUU ini akan mengkonsolidasikan fungsi-fungsi tersebut di bawah satu regulator, yang seharusnya ditetapkan pada pertengahan 2022.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait