Mangkir Dari Pemeriksaan Dugaan Penipuan Binomo, Pengacara Sebut Indra Kenz Sedang Berobat Ke Turki
Pexels/RODNAE Productions
Nasional

Setelah dilaporkan ke polisi, kini pihak Bareskrim Polri memanggil Influencer Indra Kenz atas dugaan penipuan aplikasi trading Binomo. Namun Indra diketahui mangkir dari pemeriksaan tersebut.

WowKeren - Nama pengusaha muda yang dijuluki Crazy Rich Medan Indra Kenz itu belakangan menjadi sorotan publik. Pasalnya, pria pemilik nama asli Indra Kesuma itu diduga terlibat dalam penipuan kasus investasi bodong aplikasi Binomo.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri baru-baru ini "menyentil" Indra lantaran tidak menghadiri pemeriksaan terkait dugaan penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner Binomo pada Jumat (18/2) besok. Adapun alasan Indra mangkir dari pemanggilan pemeriksaan itu adalah hendak berobat ke Turki, sehingga meminta penundaan pemeriksaan.

"Dikasih kesempatan makanya (klarifikasi selama penyelidikan), tapi tidak mau datang. Ya, sudah kami gelar perkara naik sidik," tutur Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (17/2).

Lebih lanjut, Whisnu mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan kepada Indra untuk mengklarifikasi laporan terhadap dirinya. Menurutnya, penyidik nantinya tetap melanjutkan kasus tersebut meski Indra tidak hadir dalam pemeriksaan.

Kemudian Whisnu menyebut pihaknya bakal kembali memanggil Indra apabila kasus sudah naik ke penyidikan. Ia lantas meminta agar Indra untuk memenuhi panggilan penyidik. Apabila kembali mangkir, maka yang bersangkutan terancam dijemput paksa.


Sebelumnya, Indra diketahui terbang ke Turki menjelang pemeriksaan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penipuan Binomo. Di sisi lain, pengacara Indra Kenz, Wardaniman Larosa mengatakan bahwa kliennya itu hendak berobat.

"Benar, karena beliau ada jadwal berobat dan kontrol ke luar negeri. Jauh sebelum ada panggilan polisi. Kalau nggak salah ke Turki," tutur Wardaniman kepada wartawan, Rabu (16/2).

Wardaniman menyebut Indra terbang ke Turki pada Senin (14/2) lalu. Selain itu, ia mengatakan bahwa Indra tidak akan lama berada di Turki. Ia pun menuturkan bahwa Indra tidak bermaksud untuk mangkir dari panggilan Bareskrim Polri, hanya saja jadwal pemeriksaan kesehatan disebut sudah ada sebelum kasus Binomo mencuat.

"Saya tidak bisa sampaikan sakit apa, dia katanya sakit dan ada jadwal kontrol sebelumnya," ungkap Wardaniman. "Jauh sebelum ini, sudah berobat, kemudian ada panggilan ini."

Sebagai pengingat, Indra Kenz sebelumnya dilaporkan oleh delapan orang korban aplikasi Binomo ke Bareskrim. Para pelapor mengaku terpengaruh oleh konten-konten promosi yang dibuat oleh Indra melalui kanal YouTube, Instagram, hingga Telegram yang menyebut bahwa Binomo merupakan aplikasi legal dan resmi di Indonesia.

Padahal, Binomo rupanya merupakan salah satu dari ribuan aplikasi binary option lain yang diblokir oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappeti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) lantaran tak memiliki izin.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait