Saiful Jamil membeberkan kronologi beberapa pekerja yang tega mencuri di rumahnya. Mulanya Saiful tak ingin melaporkan pelaku, namun karena sebuah alasan penting ia akhirnya bertindak.
- Marina Larasati
- Senin, 21 Februari 2022 - 15:03 WIB
WowKeren - Pedangdut Saiful Jamil membeberkan kronologi rumahnya dibobol maling. Tak disangka jika pelaku ternyata adalah beberapa karyawannya sendiri. Tak tanggung-tanggung, pelaku menggasak beberapa ponsel mahal dan satu buah motor.
"Jadi semalem itu saya mendatangi Polsek Duren Sawit. Saya buat laporan ada beberapa pekerja saya ini mencuri barang-barang saya, berupa handphone dua, sama satu lagi handphone pekerja saya (yang lain) juga diambil, sama motor," papar Saiful Jamil saat ditemui WowKeren di kediamannya di Pondok Gede, Bekasi, Senin (21/2).
Saiful Jamil menuturkan jika pelaku beraksi saat masuk jam salat maghrib. Kebetulan saat itu Saiful dan beberapa karyawannya yang lain salat berjamaah di masjid sekitaran rumah.
"Jadi kejadian itu pas maghrib. Saya sama pekerja sini, biasanya kalo salat berjamaah terus gitu kan. Jadi mereka (pelaku) itu waktu operasinya waktu saya di luar itu lama hampir tiga jam," katanya.
Saiful mengakui kecerobohannya karena terlalu percaya dengan para karyawannya. Padahal beberapa diantara mereka baru satu bulan bekerja dengannya.
"Memang saya terlalu percaya sama pekerja pekerja saya ini, kamar nggak pernah dikunci dan dia tau letak letak-letak kendaraan saya ada di mana," tutur mantan suami Dewi Persik ini. "Terus handphone-handphone saya ada di mana. Handphone itu kan ada tiga jadi yang diambil itu iPhone satu, iPhone 11 pro max, sama satu lagi tuh HP Poco Xiomi."
Lebih lanjut saat menemukan karyawannya tak ada di rumah bahkan setelah salat Isya', Saiful Jamil akhirnya mulai curiga. Ia lantas sadar jika beberapa ponselnya tak berada di tempat awal ia meletakkan.
Sebenarnya Saiful tak berniat untuk melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Namun saat mengetahui motor milik kakaknya juga ikut raib, Saiful tentu tidak bisa tinggal diam.
"Tadinya saya nggak bikin laporan, berhubung ada kendaraan motor milik kakak saya juga dibawa, untungnya itu STNK nggak nempel di kunci. Akhirnya mau nggak mau, saya menghormati kakak saya kan, takutnya kakak saya berfikir macem-macem, saya kerja sama atau gimana, ya udah saya bikin lapora," jelas Saiful Jamil.
Saiful Jamil cukup kecewa atas tindakan para karyawannya itu. Padahal selama ini, Saiful menganggap mereka semua adalah pekerja yang baik dan tak neko-neko.
(wk/lara)