Netflix Tolak Aturan Siaran Rusia Yang Baru, Tak Ingin Disebut Dukung Invasi Putin Ke Ukraina
TV

Netflix tegas menolak aturan Rusia yang baru terkait penyiaran platform mereka sebagai buntut invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina. Netflix sepakat tak ingin dicap sebagai pendukung invasi Rusia ke Ukraina.

WowKeren - Dunia dibuat geger dan khawatir dengan invasi Rusia ke Ukraina. Tentunya, mandat Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menginvasi Ukraina membuat sejumlah kerja sama, perekonomian serta industri lainnya ikut terkena dampaknya.

Netflix salah satu platform streaming dan penyiaran terbesar di dunia pun ikut merasakan dampak dari invasi Rusia ke Ukraina. Kendati begitu, Netflix sepakat untuk tak ikut campur polemik di antara kedua negara. Netflix juga menolak menjadi platform yang dianggap pro dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Yang mana, lembaga penyiaran Rusia menerapkan aturan Netflix diharuskan menyiarkan 20 saluran TV pemerintah Rusia di dalam negeri per 1 Maret 2022. Politico melaporkan 20 dari saluran TV itu salah satunya termasuk Channel One yang banyak ditonton warga Rusia.

Terkait aturan baru tersebut, perwakilan Netflix angkat bicara. Netflix dengan tegas memutuskan menolak untuk mengikuti aturan tersebut. "Mengingat situasi saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk menambahkan saluran ini ke layanan kami," kata juru bicara Netflix kepada Fox News, Senin (28/2).


Belum diketahui dengan pasti apa rencana Netflix bilamana Rusia mengecam dan menindak keputusan perusahaan tersebut. Namun, Netflix berkomitmen untuk tak memunculkan citra perusahaan sebagai pendukung invasi Rusia ke Ukraina.

Kontributor Fox News Karol Markowicz yang juga lahir di bekas Uni Soviet mendukung keputusan Netflix untuk menolak aturan baru tersebut. Karol mengatakan sudah sepantasnya Netflix menjauh dari polemik Rusia dan Ukraina.

"Saya sudah cukup blak-blakan bahwa perusahaan Rusia, seperti vodka Standar Rusia, tidak boleh diboikot di Amerika Serikat," katanya kepada Fox News Digital. "Tidak masuk akal untuk menghukum orang Rusia, yang tidak hidup dalam kebebasan dan demokrasi, atas dosa-dosa pemimpin mereka. Tetapi menyiarkan TV pemerintah di Netflix adalah masalah lain sepenuhnya. Netflix harus benar-benar menarik diri dari Rusia dan mengirim pesan bahwa mereka tidak akan menjadi saluran propaganda Rusia."

Sementara itu, Putin sendiri kekeh tak mau menarik pasukannya dari Ukraina. Putin bahkan tak segan mengancam negara yang mencampuri polemik Rusia dan Ukraina. Putin mengatakan bakal melakukan tindakan tegas bila ditemukan adanya negara yang masih berupaya mengintervensi konflik di antara Rusia dan Ukraina.

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait