PLTN Terbesar Eropa di Ukraina Kebakaran Imbas Serangan Sengit Rusia
pixabay.com/Ilustrasi: minka2507
Dunia

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba menegaskan bahwa jika PLTN itu meledak, maka bisa memberikan dampak 10 kali lebih besar dari peristiwa Chernobyl.

WowKeren - Ukraina melaporkan telah terjadi kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia. Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengonfirmasi pada Jumat (4/3) bahwa itu terjadi setelah Rusia melancarkan tembakan artilerinya.

Sambil memperingatkan konsekuensi serius jika pembangkit listrik itu meledak, Kuleba mengatakan, "Tentara Rusia menembak dari semua sisi."

Kuleba menegaskan bahwa jika PLTN itu meledak, maka bisa memberikan dampak 10 kali lebih besar dari tragedi Chernobyl. Oleh sebab itu, ia meminta agar petugas pemadam segera diberi jalan untuk bergerak.

"Jika meledak, itu akan menjadi 10 kali lebih besar dari Chernobyl! Rusia harus SEGERA menghentikan api," kata Kuleba lewat Twitter. "Izinkan petugas pemadam kebakaran, buat zona keamanan!"


Seorang karyawan pembangkit listrik mengatakan dalam pesan Telegram bahwa pada pukul 2:30 pagi, petugas pemadam kebakaran belum dapat mencapai lokasi kebakaran, kata The Guardian. Zaporizhzhia merupakan PLTN yang terbesar di Eropa. 

Dmytro Orlov, walikota kota terdekat Energodar, juga mendesak Rusia untuk menghentikan tembakan mereka. CNN melaporkan kerumunan pekerja pabrik dan warga sipil setempat memblokir jalan ke kota, membuat barikade dari truk dan ban, mencegah pasukan Rusia masuk.

"Siren tidak berhenti," terdengar seorang wanita berkata dalam satu video. "Kolom tank Rusia mencoba bertempur melalui pos pemeriksaan, dapatkah Anda mendengar pertarungan, ledakan?"

Orlov mengatakan pasukan Rusia menyerang bangunan tempat tinggal dan sekolah dengan peluru, dan memutus aliran listrik dan air di beberapa daerah. Sebelumnya, Direktur Jenderal Kelompok Pengawas Nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi sempat menyatakan keprihatinannya terhadap pertempuran yang terjadi di dekat pembangkit listrik.

"Saya ingin menekankan tidak ada yang normal," kata Grossi. "Tentang keadaan di mana para profesional di empat pembangkit listrik tenaga nuklir Ukraina mengelola untuk menjaga reaktor yang menghasilkan setengah dari listrik Ukraina bekerja."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait