Pengusaha asal Rusia bernama Alex Konanykhin menawarkan hadiah yang tak main-main bagi siapa saja yang dapat menangkap Presiden Rusia yang saat ini berkuasa, Vladimir Putin.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 04 Maret 2022 - 11:22 WIB
WowKeren - Seorang pengusaha asal Rusia bernama Alex Konanykhin menawarkan hadiah yang tak main-main bagi siapa saja yang dapat menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia juga mendesak para perwira militer negara itu untuk membawa Putin ke pengadilan.
Adapun penawaran itu ia posting lewat LinkedIn dan Facebook. Postingannya mencakup foto Putin dengan judul, "Dicari: Hidup atau mati. Vladimir Putin atas pembunuhan massal."
Dia menyebutnya sebagai "tugas moral" menyusul serangan di Ukraina. Hadiah yang ditawarkan nilainya fantastis yakni mencapai 1 juta dolar AS (sekitar 14 miliar rupiah).
"Saya berjanji untuk membayar 1.000.000 dolar kepada petugas yang, sesuai dengan tugas konstitusional mereka, menangkap Putin sebagai penjahat perang di bawah hukum Rusia dan internasional," tulisnya.
Tak hanya itu, ia tampaknya juga tak mengakui Putin sebagai presiden di negara itu. Sebab menurutnya, kekuasaan Putin ia dapat dari hasil dari operasi khusus meledakkan gedung-gedung apartemen di Rusia.
"Putin bukan presiden Rusia karena ia berkuasa sebagai hasil dari operasi khusus meledakkan gedung-gedung apartemen di Rusia," tegasnya. "Kemudian melanggar Konstitusi dengan menghilangkan pemilihan umum yang bebas dan membunuh lawan-lawannya."
"Sebagai seorang etnis Rusia dan warga negara Rusia, saya melihatnya sebagai kewajiban moral saya untuk memfasilitasi denazifikasi Rusia," lanjutnya. "Saya akan melanjutkan bantuan saya ke Ukraina dalam upaya heroiknya untuk menahan serangan gencar Orda Putin."
Orda merupakan kata dalam bahasa Rusia yang bermakna gerombolan. Sementara itu, Konanykhin sendiri belum mengunjungi Rusia sejak 1992, sebagaimana dikatakannya pada Insider.
Konanykhin tampaknya juga tak gentar jika Putin nantinya akan membuat pembalasan. Ketika ditanya apakah dia takut akan pembalasan dari Putin, pengusaha itu berkata, "Putin diketahui membunuh lawan-lawannya. Dia memiliki jutaan dari mereka sekarang."
Konanykhin pernah berselisih dengan pemerintah Rusia. Pada tahun 1996, ia ditangkap saat tinggal di AS setelah pihak berwenang Rusia mengklaim bahwa ia telah menggelapkan 8 juta dolar AS dari Bank Pertukaran Rusia. Agen FBI bersaksi bahwa mafia Rusia akan menyingkirkan Konanykhin.
(wk/zodi)