Hubungan Kalina Oktarani dan sang ibunda diketahui sedang tidak baik-baik saja. Bahkan kini nomer Kalina Oktarani diblokir oleh ibunya sendiri. Usut punya usut, sang ibunda blokir nomer Kalina lantaran duit bulanan dianggap kurang.
- devikireina
- Sabtu, 05 Maret 2022 - 22:36 WIB
WowKeren - Bukan sebuah rahasia lagi jika kini hubungan Kalina Oktarani dan sang ibunda, Erlan Wardhania atau biasa disapa Mama Een sedang berseteru. Mama Een sempat berikan pengakuan bahwa Kalina telah menelantarkannya.
Bahkan Kalina dicap sebagai anak durhaka oleh Mama Een lantaran tak memperhatikan dirinya yang kini hanya bisa terbaring di atas kasur karena mengidap kanker rahim dan tumor pinggul. Namun hal itu langsung dibantah oleh Kalina.
Ibu satu anak tersebut menegaskan bahwa dirinya tetap memperhatikan ibundanya. Kalina juga tetap rutin berikan duit bulanan "Masih (kirim uang bulanan), cuma seharusnya kan nggak perlu dibicarakan disini. Bukan cuma bulan ini aja, dari kemarin juga aku masih," ujar Kalina dalam sebuah kesempatan.
"Tapi kalau kayak aku bilang tadi, apa yang aku kasih kurang, ya aku minta maaf," sambung Kalina. Tak cukup sampai di situ, Kalina juga kembali bongkar perselisihannya dengan Mama Een.
Kalina mengatakan bahwa kini nomer WhatsApp miliknya telah diblokir oleh Mama Een. Kalina menduga jika Mama Een memblokir nomernya lantaran duit bulanan yang ia dapatkan terlalu kecil alias kurang.
Usut punya usut, Mama Een justru kini lebih dekat dengan mantan suami Kalina, Vicky Prasetyo. Mengetahui itu Kalina tak berikan larangan sama sekali. Ia merasa itu adalah haknya Mama Een.
"Jadi kalau ibu aku merasa kurang dan lebih memilih ngeblok WA aku, dan memilih untuk ke Vicky, ya itu haknya beliau untuk menjelekkan diri aku," jelas Kalina lagi.
Sementara itu, Kalina juga menyinggung soal bantuan yang Vicky berikan pada Mama Een. "Alhamdulillah, aku berterimakasih banget ada yang memperhatikan Mama aku. Tapi ingat, setiap tangan kanan kita memberi kalau bisa tangan kiri kita jangan tahu. Tapi ini tangan kanan memberi, ini kamera. Buat apa gitu lho. Jangan lah segala sesuatu itu untuk konten konten dan konten," pungkasnya.
(wk/devi)