Sang Ibunda Berprofesi Guru, Arie Kriting Miris Lihat Video Viral Murid Kurang Ajar
Instagram/arie_kriting
Selebriti

Arie Kriting berbagi cerita masa mudanya saat masih menjadi murid yang juga pernah nakal. Dodit Mulyanto yang pernah menjadi guru pun ikutan miris melihat video viral tersebut.

WowKeren - Arie Kriting ikut menanggapi video yang memperlihatkan siswa SMA laki-laki sedang menggambar wanita berbikini di papan tulis. Mirisnya, siswa laki-laki tersebut menggambar di depan guru perempuan yang sibuk menghapus gambarnya.

"Sebagai anak seorang Ibu Guru, miris sekali melihat hal semacam ini," tulis Arie Kriting melalui Twitter pada Minggu (13/3). "Apakah dulu sebagai murid kita pernah nakal? Pernah banget. Tapi tidak sampai kurang ajar seperti ini."

Arie Kriting kemudian mengungkap kenakalannya selama di sekolah. Namun menurut suami Indah Permatasari tersebut, kenakalannya bareng teman-teman bukan dengan cara tidak menghormati guru.

"Saya dan teman-teman saya di sekolah dulu juga punya pengalaman nakal. Bolos, malak, berkelahi dengan siswa lain, pernah juga kita lakukan," lanjut Arie Kriting. "Tapi kalau diingat-ingat, senakal-nakalnya kita, tetap saja yang namanya kepada guru, kita menaruh hormat. Bahlan cenderung takut."

Arie Kriting Komentari Video Viral Murid Kurang Ajar pada Guru

Twitter


Lebih lanjut, Arie Kriting memikirkan hubungan teknologi belakangan ini dengan adab kepada guru. Arie pun bisa dengan yakin mengatakan bahwa adab siswa di masanya lebih baik dengan murid zaman sekarang.

"Sama Ibu-ibu Guru mana pernah kita berani melukai hatinya," kata Arie Kriting. "Setiap guru marah atau menegur, tertunduk dan malu kita sejadi-jadinya."

"Kalau ku pikirkan lagi, dua puluh tahun yang lalu, tidak semaju sekarang informasi yang kita punya," pungkasnya. "Tapi mengenai sikap menghormati guru dan orang tua, generasi terdahulu jauh lebih punya adab tampaknya."

Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengaku turut prihatin. Retno menyebut siswa tersebut bisa dibina dan diberikan teguran tertulis.

Namun menurut Dodit Mulyanto yang pernah menjadi guru, murid dalam video tak cukup hanya dibina. "G hanya dibina sih ini, harus ada sangsi," komentarnya di cuitan Arie Kriting yang disukai ratusan pengguna Twitter.

(wk/nere)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait