Mereka yang tiba dari Australia tidak perlu melakukan isolasi mandiri mulai pukul 23.59 pada 12 April. Sebelumnya, skema ini dijadwalkan akan dilakukan pada Juli 2022.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 16 Maret 2022 - 08:52 WIB
WowKeren - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Rabu (16/3) mengatakan jika negaranya akan kembali membuka perbatasannya lebih cepat dari yang diperkirakan. Warga Australia diizinkan untuk bepergian ke sana mulai 12 April sedangkan wisatawan dari negara-negara dengan pengaturan bebas visa termasuk Amerika Serikat dan Inggris dapat masuk mulai 1 Mei.
Mereka yang tiba dari Australia, yang sudah divaksin lengkap, tidak perlu melakukan isolasi mandiri mulai pukul 23.59 pada 12 April. Sebelumnya, skema ini dijadwalkan akan dilakukan pada Juli 2022. 12 April adalah tanggal yang sama yang telah ditetapkan untuk pemulangan pelajar internasional dan pemegang visa sementara.
"Menutup perbatasan adalah salah satu tindakan pertama yang kami ambil terhadap COVID-19 lebih dari dua tahun lalu," kata Ardern. "Pembukaannya kembali akan memacu pemulihan kami sepanjang sisa tahun ini."
Awalnya, pelancong dari Australia dan negara bebas visa diizinkan masuk ke negara bebas MIQ sebelum Juli, tetapi tidak ada tanggal spesifik yang diputuskan. Pengunjung dari seluruh dunia diizinkan masuk mulai Oktober.
"Kami mengatakan tanggal (pembukaan kembali) dapat berubah sebagai respons terhadap gelombang omicron kami sendiri dan itulah situasi yang kami hadapi sekarang," lanjutnya. "Kami siap menyambut dunia kembali. Selandia Baru akan siap dengan tangan terbuka."
Maskapai penerbangan dan kelompok pariwisata semakin khawatir jika waktu yang dibutuhkan akan semakin lama. Begitu juga dengan bisnis pariwisata dan perhotelan yang akan menderita kerugian yang tidak dapat diperbaiki, terutama jika persyaratan isolasi diri tetap ada.
Namun, karena wabah omicron dengan cepat mengambil alih tingkat infeksi pendatang baru, pemerintah mencabut persyaratan isolasi diri untuk warga Selandia Baru yang kembali. Pemerintah telah mempertimbangkan dampak tersebut dalam keputusannya tentang kapan harus membuka perbatasan lebih lanjut.
Ardern mengatakan dia senang menyambut kembali warga Australia, dengan wisatawan trans-Tasman mencapai 50 persen dari kedatangan internasional negara itu. "Mereka akan dapat tiba tepat waktu untuk liburan sekolah Australia," jelasnya.
(wk/zodi)