Megawati Trending Usai Komentari Minyak Goreng, Simak Deretan Pernyataan Kontroversial Lainnya
Instagram/presidenmegawati
Nasional
Kelangkaan Minyak Goreng

Nama Megawati sempat masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia karena pernyataannya soal minyak goreng. Diketahui, Megawati sempat menyoroti sikap masyarakat yang rela antre untuk mendapatkan minyak goreng.

WowKeren - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri baru-baru ini disorot karena pernyataannya terkait minyak goreng. Nama Megawati sempat masuk dalam jajaran trending topic Twitter Indonesia dan pernyataannya banyak dikritik.

Sebelum ini, Megawati diketahui sudah pernah mengeluarkan pernyataan kontroversial lainnya soal sejumlah isu. Simak kumpulan pernyataan Megawati yang sempat ramai diperbincangkan!

Jakarta Amburadul

Pada tahun 2020, Megawati sempat menuai kontroversi usai menyebut DKI Jakarta amburadul. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Megawati dalam acara pemberian penghargaan 'Kota Mahasiswa' atau 'City of Intellectual' pada 10 November 2020. Kala itu, Kota Semarang, Kota Solo, dan Kota Surabaya berhasil mendapat penghargaan tersebut. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan riset yang dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh guru besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas.

Megawati lantas meminta para kepala daerah yang berasal dari PDIP untuk membangun wilayahnya tanpa meninggalkan kecerdasan warganya. Putri Presiden Soekarno tersebut lantas menyayangkan tempat kampus UNJ di Rawamangun, Jakarta, belum masuk kategori city of intellect.

"Karena saya juga saksi hidup di Jakarta ini. Dulu waktu pindah dari Yogyakarta ke Jakarta pada 1950.... Tetapi sekarang Jakarta ini jadi amburadul," ujarnya. "Karena apa? Seharusnya jadi city of intellect bisa dilakukan. Tata kota, masterplan-nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya."

Pernyataan Megawati soal "Jakarta amburadul" tersebut menuai beragam respons. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menganggap pernyataan Megawati tersebut sebagai obat penyemangat agar jajarannya terus meningkatkan kinerja.

Apa Sumbangsih Milenial Terhadap Indonesia?

Di sisi lain, Megawati juga pernah menuai polemik karena pernyataannya terkait generasi muda. Kala itu, Megawati menanyakan apa sumbangsih generasi milenial selain berdemo.

"Anak muda kita jangan dimanja, dibilang generasi kita adalah generasi milenial. Saya mau tanya, hari ini apa sumbangsihnya generasi milenial yang sudah tahu teknologi membuat kita sudah viral tanpa harus bertatap langsung?" tutur Megawati pada 28 Oktober 2020 lalu. "Apa sumbangsih kalian terhadap bangsa dan negara ini? Masa hanya demo saja."


Pernyataan Megawati ini dilontarkan usai banyak demonstran muda turun jalan untuk menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Megawati menyayangkan demonstrasi berakhir dengan perusakan fasilitas publik seperti halte TransJakarta dan MRT.

"Ada aturannya bahwa boleh untuk merusak? Endak ada. Saya yakin. Kalau ada orang bilang ada, mana sini. Kasih tahu saya," katanya. "Saya bilang pada mereka yang mau demo-demo. Ngapain sih kamu demo-demo. Kalau enggak cocok pergi ke DPR. Di sana ada yang namanya rapat dengar pendapat itu terbuka bagi aspirasi kalian."

Beberapa mahasiswa pun menyayangkan pernyataan Megawati tersebut. Pasalnya, pernyataan tersebut terkesan meremehkan gerakan anak muda.

"Hari ini mahasiswa bergabung dengan rakyat menjadi bukti dari amalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, amalan pendidikan dan pengabdian kami pada rakyat," ujar salah satu mahasiswa UI bernama Fajar Adi Nugroho kepada CNN Indonesia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Abia Indou. Mahasiswa Universitas Nasional tersebut menilai aksi unjuk rasa merupakan sumbangsih kalangan muda untuk Indonesia.

"Jika menyebut gerakan kami gerakan yang tidak berasal dari hari nurani, itu bullshit (omong kosong) karena ini perjuangan murni untuk bangsa Indonesia," tegasnya.

Apa Tiap Hari Ibu-Ibu Hanya Menggoreng?

Yang terbaru, Megawati dikritik karena komentarnya soal minyak goreng. Diketahui, Megawati sempat menyoroti sikap masyarakat yang rela antre untuk mendapatkan minyak goreng, mengingat stoknya yang sempat langka di pasaran.

"Saya sampai mengelus dada. Bukan urusan masalah enggak ada atau mahalnya minyak goreng. Saya sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng sampai begitu rebutannya?" ujar Megawati dalam sebuah webinar.

Megawati mengaku tidak akan mau seandainya ia disuruh untuk ikut mengantre minyak goreng. Megawati mengaku lebih baik memasak dengan cara lain, terlebih makanan yang digoreng juga tidak terlalu baik untuk tubuh.

Komentar Megawati tersebut lantas viral dan dikritik oleh banyak netizen. Banyak yang tidak setuju hingga menyayangkan pernyataan Megawati tersebut.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts