Penduduk sebuah desa di Thailand akhirnya menulis sebuah pesan kepada gajah agar tak memasuki wilayah mereka usai mengalami sejumlah serangan. Padahal, gajah tentunya tak bisa membaca pesan mereka.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 22 Maret 2022 - 14:45 WIB
WowKeren - Thailand diketahui memiliki julukan sebagai Negeri Gajah Putih. Tak heran jika gajah menjadi salah satu daya tarik tersendiri di bidang kepariwisataan di Thailand. Kehidupan sejumlah warga di Thailand pun bisa dibilang dekat dengan mamalia terbesar di darat tersebut.
Meski begitu, tak jarang juga gajah menimbulkan gangguan bagi warga Thailand hingga menciderai warga. Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Khao Mai Kaew, Kabupaten Kabin Buri, Provinsi Prachin Buri. Seekor gajah gajah telah mendatangkan malapetaka, menghancurkan perkebunan dan membunuh seorang wanita tua di desa di wilayah itu.
Melansir The Thaiger, setelah upaya untuk memikat gajah pemarah itu kembali ke suaka margasatwa gagal, penduduk setempat di desa telah memasang pesan yang memberi tahu hewan itu untuk pergi. Hal itu tetap dilakukan meski sang gajah tentu saja tidak bisa membaca pesan tersebut.
Sebelumnya, petugas taman di provinsi timur Prachin Buri diperintahkan untuk menahan gajah berusia 25 tahun, bernama “Sidor Noke,” dan membawanya kembali ke Suaka Margasatwa Khao Ang Rue Nai. Gajah agresif itu telah berkeliaran di sekitar kecamatan Khao Mai Kaew selama tiga bulan terakhir. Menyerang perkebunan dan membunuh seorang wanita berusia 73 tahun saat dia sedang memetik sayuran dan buah.
Petugas telah berusaha memancing gajah tersebut kembali ke hutan, namun hewan tersebut kembali ke masyarakat dan perkebunan untuk mencari makan. Gajah lain dari kawanan yang sama juga mulai berkeliaran di sekitar area tersebut.
Meski gajah itu tidak bisa membaca, warga memutuskan untuk memasang papan petunjuk agar gajah itu pergi. Dalam pesan itu, penduduk tampaknya memakai bahasa yang formal kepada sang gajah.
"Sidor Noke yang terhormat, semua penduduk menderita karena invasi Anda. Anda menghancurkan makanan dan membunuh teman kami. Tolong pergilah. Ini adalah wilayah manusia, bukan untuk gajah… dari penduduk Khao Mai Kaew" bunyi pesan untuk gajah tersebut.
Pihak berwenang sekarang memantau situasi dan berupaya membawa semua gajah kembali ke hutan. Laporan mengatakan gajah bisa berkeliaran di perkebunan karena kekurangan makanan dan air di hutan selama kekeringan musim panas.
(wk/amel)