Speedboat Rombongan Camat Teor Tenggelam, Belasan Orang Masih Hilang-Korban Selamat Renang 8 Jam
Unsplash/matthaeus
Nasional

Adapun peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (23/3) sore. Hingga saat ini, warga setempat beserta instansi terkait tengah berupaya mencari korban yang masih hilang itu.

WowKeren - Di sejumlah daerah Indonesia diketahui masih ada yang menggunakan dan memanfaatkan speedboat sebagai sarana transportasi untuk berkendara dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Seperti yang digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Pada Rabu (23/3), diketahui rombongan Camat Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, berencana akan melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan pemeriksaan terhadap Dana Desa di desa-desa Pulau Bam dan desa-desa Pulau Teor, Seram Bagian Timur. Namun tak disangka-sangka rombongan tersebut mengalami peristiwa nahas.

Tak disangka-sangka, kapal cepat yang ditumpangi oleh rombongan Camat Teor itu dilaporkan tenggelam di sekitar Perairan Seram, Maluku pada Rabu (23/3) sore. Kapal cepat tersebut diduga dihantam oleh gelombang tinggi dan tenggelam di tengah perjalanan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur, Usman Kaliobas pun telah mengkonfirmasi bahwa rombongan Camat Teor itu sempat tenggelam di sekitar perairan antar Pulau Bam dan Pulau Teor. Adapun kejadian tersebut menurut Usman terjadi sekitar pukul 4 sore waktu setempat.


"Iya benar, speedboat angkut rombongan Camat tenggelam," ujar Usman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (24/3) pagi.

Lebih lanjut, Usman pun mengatakan bahwa speedboat itu berlayar dari Pulau Wakate menuju Pulau Teor dengan kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi mencapai lima meter. Akan tetapi di tengah perjalanan, kapal cepat tersebut diduga dihantam ombak dan kemasukan air hingga akhirnya tenggelam.

Menurut keterangan Usman, saat kapal cepat tersebut tenggelam, belasan penumpang termasuk Camat masih berenang. Mereka kemudian mengutus seorang penumpang bernama Husen Kaliobas untuk berenang ke Pulau Teor dengan tujuan memberi tahu ada kapal yang tenggelam.

Kemudian Husen Kaliobas pun yang merupakan seorang penumpang dilaporkan selamat itu diketahui memutuskan untuk berenang selama 8 jam menuju Pulau Teor. Mengetahui hal tersebut, warga setempat pun meminta bantuan kepada Basarnas, Polairud, TNI AL.

Tidak hanya itu, warga setempat juga meminta bantuan kepada masyarakat dan pengusaha ikan yang memiliki armada kapal di seputaran Kecamatan Teor, Kecamatan Wakate, Kecamatan Kur, untuk turut membantu melakukan pencarian terhadap korban.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait