Red Velvet muncul di 'Kim Shin Young's Hope Song"' MBC FM4U sebagai tamu istimewa. Mereka ditanya tentang KWANGYA, apakah mereka juga akan pergi ke sana atau tidak.
- Chusnul Chotimah
- Kamis, 24 Maret 2022 - 15:19 WIB
WowKeren - Yeri Red Velvet sekali lagi membuktikan bahwa dia adalah "Maknae on Top" dengan jawabannya ketika ditanya apakah mereka juga akan datang ke KWANGYA, dunia fiksi buatan SM Entertainment.
Pada 24 Maret, Red Velvet muncul di "Kim Shin Young's Hope Song" MBC FM4U sebagai tamu istimewa. Para member membicarakan tentang mini album baru mereka, "The ReVe Festival 2022 - Feel My Rhythm" yang dirilis pada 21 Maret.
DJ Kim Shin Young juga menyoroti jadwal sibuk artis SM Entertainment, yang telah sering mengunjungi program radio untuk mempromosikan rilisan mereka masing-masing.
DJ Kim kemudian membahas KWANGYA, dan bertanya, "Max Changmin TVXQ mengatakan bahwa dia bertujuan untuk menjadi direktur SM berikutnya dan pindah ke KWANGYA pada paruh kedua tahun ini. Aku ingin bertanya kepada Red Velvet juga. Apa arti KWANGYA bagi grup? Apakah kalian juga datang ke sana?"
Red Velvet tertawa terbahak-bahak ketika Yeri menjawab, "Aku melihat naskah (radio) sebelumnya, dan kami membicarakannya, tetapi kami tidak punya ide. Kami tidak akrab dengannya, haha."
Sebagai tanggapan, DJ Kim menjelaskan versi Changmin tentang apa itu KWANGYA, menambahkan, "Changmin berkata, 'Aku tidak tahu tentang (itu), tetapi jika Lee Soo Man memintaku untuk pergi (ke sana), aku akan pergi.'"
"Super Junior juga mengatakan bahwa mereka bahkan tidak tahu, tetapi mereka akan tetap mengikuti. Bagaimana dengan Red Velvet?" tanya DJ Kim lagi.
Red Velvet serempak menjawab, "Tentu saja, kami akan (pergi)." Namun Yeri menambahkan komentar, "Tentu saja, aku akan melakukannya. Kami harus memenuhi kontrak kami. (Kami adalah pekerja kontrak)."
Netizen pun bereaksi pada kometar "savage" Yeri. "Yeri jelas bilang KWANGYA hanya kewajiban, haha," komentar netizen. "Yeri benar-benar tidak memiliki filter lol," tambah netizen lain. "Yeri secara tidak langsung mengatakan mereka tidak punya pilihan selain pergi ke KWANGYA," pungkas lainnya.
(wk/chus)