Deddy Corbuzier menanyakan hal yang menjadi pertanyaan publik terkait pekerjaan Rara si pawang hujan. Hal itu terekam dalam video podcast Deddy yang diunggah pada Kamis (24/3).
- Marina Larasati
- Kamis, 24 Maret 2022 - 21:44 WIB
WowKeren - Sosok Rara Istiati Wulandari kini tengah menjadi sorotan di mana-mana. Publik pun dibuat penasaran dengan kisah hidup seorang Rara berkat aksinya sebagai pawang hujan di Sirkuit Mandalika.
Rupanya selain menjadi pawang hujan, perempuan yang akrab disapa Mbak Rara ini juga bisa menjadi pawang gempa. Hal itu disampaikan Rara Si Pawang Hujan saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier, yang diunggah Kamis (24/3).
Saat itu, Deddy Corbuzier bertanya apakah ada pawang gempa. Rara kemudian menjelaskan bahwa ia sering bekerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk menangai bencana alam gempa.
"Kalo gempa itu kan unpredictable (tidak bisa diprediksi) sebenernya. Tapi bisa diajak komunikasi supaya tidak ada gempa susulan," ungkap Rara secara mengejutkan.
Deddy yang kurang paham lantas bertanya pada Rara maksud dari bisa mengendalikan gempa. Rara kemudian menjelaskan jika menjadi "pawang gempa" sama halnya harus melakukan beberapa ritual seperti layaknya pawang hujan.
"Itu didoakan khusus, pakai meditasi. Ya, pakai singing bowl lagi," paparnya.
Mewakili netizen, Deddy Corbuzier lantas bertanya apakah aksi Rara dalam menjadi seorang pawang ada campur tangan dari jin atau semacamnya. "Terus ini apa? Kan banyak tuh orang ngatain ini bantuan jin, bantuan setan, gimana tuh?" kata Deddy.
Mengejutkannya lagi, Rara tak menampik hal itu. Ia mengakui jika pekerjaannya sebagai pawang hujan memang secara tidak langsung dibantu oleh makhluk dari alam lain. Namun, Rara menolak jika ia disebut mendapat bantuan jin atau iblis.
"Ya kalo memang ada bantuan alam lain, roh lain, ya memang ada sih. Tapi Rara kan bilangnya leluhur. Kalo di Bali itu Dewa Dewi," ucapnya.
Menjadi seorang pawang hujan menurut Rara tidak ada yang salah. Bahkan dari pekerjaan tersebut, ia pernah dibayar Rp50 juta saat jadi pawang hujan di konser musik Guns N Roses pada 2018 lalu
(wk/lara)