Penangkapan itu bermula ketika seorang pria lokal mendengar ledakan sekitar tengah malam. Pria itu pergi keluar dan menemukan ada delapan bom rakitan lagi tergeletak di jalan.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 01 April 2022 - 16:37 WIB
WowKeren - Keberadaan bom memang meresahkan. Benda ini dapat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat karena dapat mengancam nyawa. Di Thailand, seorang pria diduga membuat sembilan bom dan meninggalkannya berserakan di jalan raya utama di Rayong.
Polisi telah berhasil menangkap pria itu. Salah satu bom yang berserakan itu telah meledak namun delapan lainnya berhasil dijinakkan oleh polisi Rayong pada hari Rabu (30/3). Polisi menggunakan CCTV untuk mencari tahu penjahat di balik operasi tersebut.
Ternyata, pria itu merakit sendiri bomnya. Yang lebih mengejutkan adalah jika dia mendapatkan pengetahuan merakit bom dari video YouTube yang ditontonnya. Pria itu masih berusia 18 tahun.
Penangkapan itu bermula ketika seorang pria lokal mendengar ledakan sekitar tengah malam pada hari Rabu. Witsanu Ngarmprasert, pria berusia 48 tahun yang penasaran dengan apa yang didengarnya, pergi keluar untuk memeriksa. Dia melihat asap putih membubung ke udara dari sesuatu di jalan. Ia juga melihat benda-benda lain berserakan di sepanjang jalan
Ledakan terjadi di jalan Choeng Noen-Chakbok di desa Moo 8 tambon Takhai di distrik Ban Khai. Letkol Pol Suradet Maneephitak, kepala unit penjinak bom Rayong, memimpin unitnya ke tempat kejadian sekitar pukul 8 pagi pada hari Rabu. Mereka menggunakan ban mobil untuk mengisolasi delapan benda yang berserakan di sepanjang jalan, yang menurut mereka adalah bahan peledak buatan yang dikemas dengan paku, mur baja, dan bantalan bola.
Usut punya usut, pria yang diduga pelaku itu memasukkan sembilan bom hasil rakitannya sendiri ke dalam ransel. Ia kemudian mengendarai sepeda motor Honda Dream ke tempat kejadian.
Sesampainya di sana, dia melemparkan bom yang meledak dan mencoba melarikan diri dengan cepat. Saat melarikan diri, dia menjatuhkan delapan bom lainnya. Pria itu menghadapi dua dakwaan atas kepemilikan bahan peledak dan menyebabkan ledakan yang berbahaya bagi orang lain.
(wk/zodi)