Penguin mungkin menjadi satu-satunya burung yang dapat dilihat pengunjung di banyak kebun binatang saat ini. Hal itu lantaran penguin pada dasarnya sudah disimpan di dalam ruangan.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 07 April 2022 - 10:35 WIB
WowKeren - Kasus flu burung yang kian menyebar di sejumlah wilayah di dunia telah memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Penyakit ini sangat menular dan berpotensi mematikan.
Di Amerika Utara, sejumlah kebun binatang memutuskan untuk memindahkan burung mereka ke dalam ruangan dan menjauh dari manusia serta satwa liar. Hal itu untuk melindungi mereka dari penularan virus flu burung.
Penguin mungkin menjadi satu-satunya burung yang dapat dilihat pengunjung di banyak kebun binatang saat ini. Hal itu lantaran penguin pada dasarnya sudah disimpan di dalam dan biasanya dilindungi di balik kaca di pameran mereka. Oleh sebab itu, flu burung lebih sulit menjangkau mereka.
Di AS hampir 23 juta ayam dan kalkun telah dimusnahkan untuk mengekang penyebaran flu burung. Oleh sebab itu, pihak kebun binatang berupaya keras untuk mencegah burung mereka mengalami nasib yang sama. Sebab berbeda dengan peternakan, koleksi di kebun binatang terkadang adalah hewan yang langka dan nyaris punah.
Jika terdapat ancaman atau potensi flu burung, akan sangat sulit jika pihak kebun binatang harus memusnahkan satwa langka tersebut. Maria Franke, manajer ilmu kesejahteraan di Kebun Binatang Toronto, mengatakan jika hal itu akan sangat menyedihkan.
"Kami sangat berhati-hati dan kesejahteraan hewan kami adalah yang paling penting," kata Maria. "Ada banyak staf yang memiliki hubungan dekat dengan hewan yang mereka rawat di kebun binatang ini."
Pekerja Kebun Binatang Toronto juga telah menambahkan atap ke beberapa pameran burung di luar ruangan. Mereka juga akan memeriksa ulang jaring di sekitar kandang untuk memastikan itu akan mencegah burung liar masuk.
Penelitian telah menunjukkan bahwa burung kecil yang masuk ke dalam pameran atau bangunan kebun binatang juga dapat menyebarkan flu. Burung menyebarkan virus melalui kotoran dan sekret hidungnya. Para ahli mengatakan itu dapat menyebar melalui peralatan yang terkontaminasi, pakaian, sepatu bot dan kendaraan yang membawa persediaan. Sebagian besar langkah yang diambil kebun binatang dirancang untuk mencegah kontak antara burung liar dan hewan kebun binatang.
(wk/zodi)