Kejam! Rudal Milik Rusia Disebut Hantam Kereta Api yang Membawa Warga Ukraina Untuk Dievakuasi
Dunia
Konflik Rusia dan Ukraina

Sebelumnya, para pemimpin Ukraina memprediksi dengan kemunduran Rusia di wilayah Ibu Kota, akan menambah kejadian mengerikan. Hal ini tampaknya benar adanya.

WowKeren - Para pemimpin Ukraina diketahui memperkirakan penemuan yang lebih mengerikan akan terjadi di kota-kota reklamasi, ketika tentara Rusia mundur untuk fokus ke Ukraina timur. Hal ini tampaknya terbukti benar adanya.

Pada Jumat (8/4), para pemimpin Ukraina menyebut ada serangan roket atau rudal Rudia di stasiun kereta api yang digunakan untuk mengevakuasi warga sipil. Atas peristiwa ini, disebut menewaskan warga sipil setidaknya lebih dari 30 orang.

Sementara itu, beberapa jam setelah peringatan bahwa pasukan Ukraina telah menemukan adegan kebrutalan yang lebih buruk di sebuah pemukiman di utara Kyiv, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa "ribuan" orang berada di stasiun di Kramatorsk, yang merupakan kota di wilayah Donetsk Timur, ketika dihantam oleh sebuah rudal.

Zelenskyy pun menyertai unggahan media sosial dengan foto-foto yang menunjukkan gerbong kereta dengan kondisi jendela pecah, bagasi yang ditinggalkan, dan mayat tergeletak di tempat yang tampak seperti ruang tunggu di luar ruangan. Sedangkan pihak berwenang mengatakan serangan Rusia itu melukai lebih dari 100 orang.


"Orang-orang Rusia yang tidak manusiawi tidak mengubah metode mereka. Tanpa kekuatan atau keberanian untuk melawan kami di medan perang, mereka secara sinis menghancurkan penduduk sipil," ujar Zelenskyy dalam keterangannya, Jumat (8/4). "Ini adalah kejahatan tanpa batas. Dan jika tidak dihukum, maka itu tidak akan pernah berhenti."

Seperti yang diketahui, setelah gagal merebut Ibu Kota Ukraina, Rusia telah mengalihkan fokusnya ke Donbas, kawasan industri yang sebagian besar berbahasa Rusia di Ukraina Timur, di mana pemberontak yang didukung Moskow telah memerangi pasukan Ukraina selama delapan tahun dan menguasai beberapa daerah.

Di sisi lain, pejabat Ukraina telah memperingatkan warga pada pekan ini untuk pergi sesegera mungkin ke bagian negara yang lebih aman dan mengatakan mereka dan Rusia telah sepakat untuk membangun beberapa rute evakuasi di timur. Kramatorsk sendiri diketahui terletak di wilayah yang dikendalikan pemerintah.

Senada dengan pejabat Ukraina, Zelenskyy juga memperkirakan adanya penemuan yang lebih mengerikan akan terjadi di kota-kota utara dan kota-kota yang ditarik Rusia dari konsentrat di Ukraina Timur. Ia mengungkapkan bahwa bukti warga sipil yag terbunuh dalam jarak dekat dan dibuang di jalan-jalan di Bucha sudah muncul degan cara yang lebih buruk di Borodianka, pemukiman lain di luar Ibu Kota.

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terbaru