6 Orang Tewas Dalam 2 Ledakan Bom di Area Sekolah di Afghanistan saat Para Siswa Keluar dari Kelas
Unsplash/Wanman uthmaniyyah
Dunia

Ledakan bom kembali terjadi di Afghanistan. Kali ini 6 orang menjadi korban tewas dalam ledakan bom yang terjadi di sebuah sekolah di lingkungan Syiah Hazara, ibukota Afghanistan.

WowKeren - Ledakan bom terjadi di sebuah sekolah anak laki-laki di lingkungan Syiah Hazara di ibukota Afghanistan, Kabul. Sedikitnya ada enam orang tewas dan 11 terluka dalam dua ledakan bom yang terjadi di area tersebut.

Melansir The Guardian, frekuensi ledakan bom di negara itu sebenarnya telah menurun secara signifikan sejak Taliban menggulingkan pemerintah Afghanistan yang didukung AS pada Agustus tahun lalu. Tetapi kemudian ISIS telah mengklaim beberapa serangan.

Seorang juru bicara polisi Kabul, Khalid Zadran, mengatakan bahwa ledakan yang terjadi pada Selasa (19/4) di sekolah Abdul Rahim Shahid disebabkan oleh alat peledak rakitan. Dia mengatakan bahwa ada ledakan ketiga di pusat berbahasa Inggris di daerah yang sama. Tetapi ia tidak merinci apakah itu disebabkan oleh bahan peledak.

Sekolah tersebut berada di area yang sebagian besar dihuni oleh komunitas Hazara, dan sebelumnya telah menjadi sasaran ISIS. Ledakan pada hari Selasa terjadi saat para siswa keluar dari kelas pagi mereka, kata seorang saksi mata. Sementara gambar yang diposting di jaringan media sosial menunjukkan beberapa mayat tergeletak di gerbang dan di dalam kompleks sekolah. Para pejabat Taliban terlihat mengepung daerah itu.


Taliban sebelumnya dipersalahkan atas serangan yang menargetkan Hazara, yang merupakan 10-20% dari 38 juta penduduk negara itu. Taliban bersikeras pasukan mereka telah mengalahkan IS, tetapi para analis mengatakan kelompok jihad adalah tantangan keamanan utama bagi kelompok Islam garis keras yang memerintah Afghanistan .

Sejak merebut kekuasaan, Taliban secara teratur melakukan serangan terhadap tempat persembunyian ISIS. Terutama di provinsi Nangarhar timur.

ISIS telah mengklaim beberapa serangan paling mematikan di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Mei tahun lalu sedikitnya 85 orang (terutama siswa perempuan) tewas dan sekitar 300 orang terluka ketika tiga bom meledak di dekat sekolah mereka di Dasht-e-Barchi.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, tetapi pada Oktober 2020 ISIS mengklaim serangan bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di daerah yang sama yang menewaskan 24 orang, termasuk pelajar. Pada Mei 2020, kelompok itu disalahkan atas serangan terhadap bangsal bersalin di sebuah rumah sakit di lingkungan itu yang menewaskan 25 orang.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait