Kuota Haji RI Tahun Ini Capai 100.051 Jemaah, Menag Sebut Kloter Pertama Berangkat 4 Juni
Nasional
Haji 2022

Pemerintah Arab Saudi sendiri telah menetapkan batasan usia maksimal 65 tahun untuk jemaah haji tahun ini. Jemaah haji yang berasal dari luar Saudi juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif COVID-19.

WowKeren - Tahun ini, Indonesia akan kembali memberangkatkan jemaah haji dengan kuota 100.051 orang. Hal ini disampaika langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutan di Peringatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kenegaraan di Jakarta pada Selasa (19/4) malam.

"Setelah dua tahun, kita tidak memberangkatkan jemaah haji karena COVID-19, alhamdulillah atas ikhtiar dan doa kita semua, di tahun ini kita akan kembali memberangkatkan jemaah haji dengan kuota 100.051 jemaah dan 1.901 petugas," ungkapnya. "Insya Allah akan kita berangkatkan kloter pertama tanggal 4 Juni 2022."

Pemerintah Arab Saudi sendiri telah menetapkan batasan usia maksimal 65 tahun untuk jemaah haji tahun ini. Jemaah haji yang berasal dari luar Saudi juga wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif COVID-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

Menurut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, aturan itu harus diikuti oleh seluruh jemaah haji. Oleh sebab itu, pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada calon jemaah haji yang tak bisa berangkat.


"Keputusan pemerintah Arab Saudi ini tentunya harus diikuti. Namun, penyampaian yang efektif kepada masyarakat juga perlu dilakukan," papar Hilman, Rabu (20/4).

Kanwil Kemenag Provinsi lantas diimbaunya untuk mensosialisasikan kebijakan Saudi secara efektif kepada calon jemaah haji. Terutama untuk wilayah yang memiliki banyak calon jemaah lansia seperti Yogyakarta.

"Jogja ini memang istimewa, terkenal dengan tingkat harapan hidup yang tinggi, sehingga jumlah lansia juga tertinggi," katanya. "Dengan adanya batasan usia lansia, mohon ini bisa dijadikan langkah langkah yang baik agar dapat meyakinkan masyarakat."

Tahun ini, Saudi menyediakan kuota 1 juta jemaah haji. Adapun pelaksanaan ibadah haji ini akan berlangsung pada Juli 2022 mendatang, dengan jumlah yang diizinkan dari masing-masing negara untuk diputuskan di bawah sistem kuota.

Menag Yaqut sendiri telah menyampaikan bahwa dirinya bersyukur atas kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2022 ini. Terlebih dua tahun sebelumnya jemaah haji Indonesia batal menunaikan ibadah di Tanah Suci.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts