Gempa Terbesar dalam Sejarah Umat Manusia Terjadi Hampir 4 Ribu Tahun Silam, Ini Buktinya
Pxhere
Dunia

Menurut studi baru, gempa tersebut terjadi di Chili Utara. Gempa itu berkekuatan sekitar 9,5, memicu tsunami yang melanda negara-negara sejauh Selandia Baru.

WowKeren - Para ilmuwan telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa pernah terjadi gempa besar pada 3.800 tahun lalu. Gempa ini diyakini sebagai yang terbesar sepanjang sejarah umat manusia sampai sekarang.

Menurut studi baru, gempa tersebut terjadi di Chili Utara. Gempa itu berkekuatan sekitar 9,5, memicu tsunami yang melanda negara-negara sejauh Selandia Baru. Menurut para peneliti di University of Southampton, batu-batu besar seukuran mobil turut terbawa ke daratan oleh gelombang.

"Sudah diperkirakan tidak akan ada peristiwa sebesar itu di utara negara itu," kata rekan penulis studi James Goff. "Karena Anda tidak bisa mendapatkan retakan yang cukup panjang."

Sebelumnya, gempa bumi terbesar yang pernah tercatat sebelum studi ini juga berkekuatan sama yakni 9,5 yang terjadi di Chili Selatan pada Mei 1960. Zona pecah membentang hingga sekitar 621 mil di sepanjang pantai negara itu, menurut Survei Geologi AS.


Perkiraan jumlah korban tewas akibat gempa berkisar antara 1.655 hingga 5.700, serta menyebabkan 3.000 orang terluka, 2 juta kehilangan tempat tinggal. Namun kini, gempa yang terjadi di Chili Utara rupanya memiliki retakan yang lebih panjang.

Studi baru ini diterbitkan bulan ini di jurnal Science Advances. "Tapi kami sekarang telah menemukan bukti retakan yang panjangnya sekitar 1.000 kilometer di lepas pantai Gurun Atacama dan itu sangat besar," kata Goff.

Para peneliti melaporkan bahwa retakan tersebut menyebabkan garis pantai Chili utara terangkat, selain menghasilkan tsunami besar. "Gurun Atacama adalah salah satu lingkungan terkering dan paling tidak bersahabat di dunia dan sulit menemukan gelombang tsunami di sana," kata Goff.

Goff sebelumnya meneliti situs di Selandia Baru tentang batu-batuan besar seukuran mobil, yang telah dibawa ke daratan oleh gelombang sekitar waktu yang sama dengan gempa bumi di Chili Utara.

"Di Selandia Baru, kami mengatakan bahwa batu-batu besar itu hanya bisa dipindahkan oleh tsunami dari Chili utara, dan itu perlu gempa berkekuatan 9,5 untuk membangkitkannya," lanjutnya. "Dan sekarang kami telah menemukannya."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait