Jadi Tokoh Kerajaan Berpengaruh, Ini Alasan Jang Hyuk Bersedia Bintangi 'Bloody Heart'
KBS
TV

Menjelang penayangan episode perdana 'Bloody Heart', Jang Hyuk berbicara tentang alasannya membintangi drama ini. Simak penuturan lengkapnya dalam berita di bawah ini.

WowKeren - Jang Hyuk akan segera menyapa pemirsa lewat drama baru KBS yang berjudul "Bloody Heart". Jelang tayang, dia membicarakan berbagai hal menarik soal perannya sebagai Park Gye Won.

"Bloody Heart" adalah drama sejarah fiksi tentang romansa politik berdarah antara Lee Tae (Lee Joon), seorang raja yang harus meninggalkan wanita yang dicintainya demi bertahan hidup, dan seorang wanita bernama Yoo Jung (Kang Han Na), yang harus menjadi ratu untuk bertahan hidup.

Jang Hyuk akan berperan sebagai Park Gye Won, seorang pejabat yang membantu ayah Lee Tae menggulingkan raja terdahulu. Karena jasanya tersebut, dia kemudian ditunjuk sebagai Wakil Perdana Menteri Pertama yang memiliki pengaruh lebih kuat daripada raja.

Mengenai alasannya membintangi drama ini, Jang Hyuk berkata, "Kalian dapat menganggapnya sebagai drama yang menggambarkan politik istana. Tapi drama ini mengungkapkan hubungan manusia yang terhubung dengan setiap karakter, konflik, harmoni yang terjadi di dalamnya, serta situasi yang sesuai dengan kepentingan masing-masing."


Dia melanjutkan, "Menurutku bagian itu sangat menarik. Aku juga tertarik karena Park Gye Won berperan sebagai 'Pencipta Raja' sekaligus pelayan negara yang setia, juga orang yang menyeimbangkan hati raja dan rakyat."

Jang Hyuk kemudian mengungkap bagaimana perasaannya saat menggambarkan karakter tersebut. Dia menjelaskan, "Park Gye Won terlihat seperti dewa otoritas, tapi dia adalah pelayan yang setia pada negara. Dia adalah karakter yang memiliki keinginan untuk tidak mengulangi hal-hal yang terjadi saat melewati tirani di era Yeonsan."

"Saat berakting, aku juga merasa tertekan secara psikologis. Park Gye Won tidak punya pilihan selain menempatkan wanita yang paling dia cintai di Istana Raja, dan dia merasa kasihan padanya karena dia selalu diawasi. Aku ingin mengungkapkan perasaan itu dengan sebaik mungkin," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia berkata, "Aku fokus untuk menunjukkan sosok manusia yang rapuh dalam adegan di mana wanita yang kucintai memasuki istana. Dan aku memberi penekanan khusus untuk mengekspresikan rasa sakit batinku."

Sementara itu, "Bloody Heart" dipersiapkan untuk menggantikan slot tayang "Crazy Love" pada Senin-Selasa malam KBS. Rencananya, drama garapan sutradara "How to Buy a Friend" ini akan mulai tayang pada 2 Mei mendatang.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait
Berita Terbaru