11 Negara Laporkan Wabah Hepatitis Akut pada Anak
Dunia

WHO mengatakan bahwa di antara 169 kasus yang dilaporkan, setidaknya satu anak telah meninggal karena radang hati ini dan 17 anak membutuhkan transplantasi hati.

WowKeren - Wabah hepatitis yang menyebar di kalangan anak-anak tengah menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini. WHO mengatakan mereka sedang menyelidiki wabah hepatitis akut yang menyebar di 11 negara.

WHO mengatakan pada Sabtu (23/4) bahwa di antara 169 kasus yang dilaporkan, setidaknya satu anak telah meninggal karena radang hati ini dan 17 anak membutuhkan transplantasi hati. Saat ini adenovirus adalah dugaan sementara yang mungkin.

"Belum jelas apakah ada peningkatan kasus hepatitis, atau peningkatan kesadaran kasus hepatitis yang terjadi pada tingkat yang diharapkan tetapi tidak terdeteksi,” kata WHO. "Sementara adenovirus adalah hipotesis yang mungkin, penyelidikan sedang berlangsung untuk agen penyebab."

Hepatitis biasanya disebabkan oleh virus. Pada umumnya adalah adenovirus, yang dapat menyebar di antara orang-orang dan dapat menyebabkan orang menjadi sakit ringan atau parah. "Gejala di antara kasus yang teridentifikasi adalah hepatitis akut dengan peningkatan enzim hati yang nyata," tambah WHO dalam pernyataannya.


Meski sebagian besar anak-anak tidak mengalami demam namun banyak yang melaporkan gejala gastrointestinal seperti sakit perut, diare dan muntah sebelum gejala hepatitis akut parah, serta peningkatan kadar enzim hati dan penyakit kuning, sebagaimana dilaporkan CNN.

Sebagian besar dari 169 kasus dilaporkan di Inggris, yang memiliki 114. Sembilan kasus dilaporkan oleh Departemen Kesehatan Alabama pekan lalu. Sementara itu kasus lainnya terdeteksi di Spanyol sebanyak 13 kasus, 12 di Israel, dan jumlah yang lebih kecil di Belgia, Denmark, Prancis, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia, dan Rumania. Anak-anak itu berusia antara 1 bulan dan 16 tahun.

Di antara infeksi baru-baru ini, adenovirus telah terdeteksi pada setidaknya 74 kasus, namun pada umumnya tidak menyebabkan hepatitis parah pada orang sehat. WHO mengatakan virus umum yang menyebabkan hepatitis virus akut, termasuk virus hepatitis A, B, C, D dan E, belum terdeteksi dalam semua kasus ini.

"Penyelidikan perlu fokus pada peningkatan kerentanan di antara anak-anak," kata WHO. "Setelah tingkat sirkulasi adenovirus yang lebih rendah selama pandemi COVID-19, potensi munculnya adenovirus baru, serta koinfeksi SARS-CoV-2. "

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait