Pusat perbelanjaan Promenada Chiang Mai mengirimkan surat resmi kepada setiap penyewa dan toko bahwa pusat perbelanjaan akan ditutup sementara mulai hari Kamis (5/5).
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 06 Mei 2022 - 12:34 WIB
WowKeren - Energi listrik adalah salah satu hal penting untuk menunjang keberlangsungan pusat perbelanjaan. Sebab, meskipun hari masih siang, di dalam pusat perbelanjaan lampu-lampu masih harus menyala sebagai sumber penerangan.
Namun di Thailand, sebuah pusat perbelanjaan harus menghadapi hari-hari yang gelap gulita karena pihak pengelola memiliki tagihan listrik yang belum dibayar. Penyewa dan staf terkejut setelah sebuah pusat perbelanjaan di Chiang Mai tiba-tiba mengumumkan penutupan sementara.
Usut punya usut, media Thailand telah melaporkan bahwa pusat tersebut memiliki tunggakan lebih dari 20 juta baht (sekitar 8,4 miliar rupiah) tagihan listrik dan harus segera ditutup karena mereka tidak mampu membayar tagihan.
Pada Kamis (5/5), pusat perbelanjaan Promenada Chiang Mai mengirimkan surat resmi kepada setiap penyewa dan toko bahwa pusat perbelanjaan akan ditutup sementara mulai hari itu sampai dengan waktu yang belum ditentukan. Media Thailand melaporkan bahwa setiap staf toko terkejut karena mereka tidak menerima pemberitahuan sebelumnya dan bahkan membuka toko mereka seperti biasa sampai kemarin.
Perwakilan pusat perbelanjaan juga memberi tahu setiap toko untuk menutup dan memindahkan barang-barang mereka dalam waktu 2 hingga 3 hari karena listrik akan segera terputus. Perusahaan pengelola pusat perbelanjaan, ECC Chiang Mai Company, mengeluh bahwa mereka sangat terpengaruh oleh dampak pandemi COVID-19 dan telah berusaha mengelola situasi selama lebih dari 2 tahun.
Berbagai upaya juga telah dilakukan misalnya pihak pusat yang tetap berusaha untuk mempertahankan setiap penyewa dengan mengurangi biaya sewa atau membebaskan sewa selama beberapa bulan. Namun sayangnya, perusahaan tidak dapat memperoleh cukup uang untuk menutupi biaya operasional.
Dewan pengelola meminta maaf atas situasi tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada semua mitra yang telah bergabung dengan bisnis ini. Menurut Khaosod, pusat perbelanjaan tersebut tidak mampu membayar tagihan listriknya selama berbulan-bulan hingga menunggak sebanyak itu.
(wk/zodi)