Satgas COVID-19 Sebut RI Tak Lagi Dalam Kondisi Kedaruratan, Mulai Transisi Dari Pandemi ke Endemi
Instagram/wikuadisasmito
Nasional
Menuju Endemi COVID-19

Berdasarkan data Satgas COVID-19, tercatat adanya penurunan kasus COVID-19 di Indonesia. Hal ini lantas membuat Satgas menyebut RI sudah tidak lagi dalam masa kedaruratan pandemi.

WowKeren - Indonesia hingga saat ini masih dilanda pandemi COVID-19. Meski demikian, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi berada dalam kondisi kedaruratan pandemi COVID-19.

Bahkan Wiku menyebut pandemi COVID-19 di Indonesia sudah mulai bertransisi menuju endemi. "Bisa dikatakan bahwa saat ini Indonesia sudah tidak lagi berada dalam kondisi kedaruratan dalam merespons pandemi COVID-19 dan mulai bertransisi menuju fase endemi," ujar Wiku dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (10/5).

Lebih lanjut, Wiku menerangkan bahwa kondisi tersebut tercermin dari mulai menurunnya dampak COVID-19 terhadap perilaku sosial dan ekonomi masyarakat. Ia lantas mencontohkan pertumbuhan ekonomi yang meningkat, angka pengangguran menurun, indeks belanja mulai meningkat, dan mobilitas masyarakat keluar rumah.

Selain itu, kata Wiku, berdasarkan dari data COVID-19 terkini, tampak adanya penurunan tren angka kasus, perawatan di RS, termasuk layanan intensif dan kematian. Meski demikian, ia mengatakan bahwa pemerintah masih tetap melakukan pengawasan terhadap perkembangan kasus COVID-19 untuk mempertahankan kondisi yang membaik.



Kemudian, Wiku menambahkan bahwa pemerintah juga tidak ingin gegabah dalam mengubah kebijakan pengendalian pandemi COVID-19. "Untuk itu, PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) masih tetap diberlakukan sebagai instrumen pengendalian COVID-19 yang secara fakta telah mampu melandaikan kondisi kenaikan kasus dan mempertahankannya hingga saat ini," ungkapnya.

Di samping itu, Wiku meminta agar masyarakat bisa disiplin menggunakan masker agar terhindar dari penularan virus Corona. "Kita perlu meyakini bahwa pandemi ini sebagaimana pada penyakit, cepat atau lambat akan usai," beber Wiku.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengklaim penularan COVID-19 di Indonesia saat ini sudah berkurang signifikan. Data Satgas COVID-19 menunjukkan angka kasus berada di bawah 1.000 selama 25 hari terakhir. Selain itu, angka keterisian tempat tidur di rumah sakit juga berada di angka 2 persen, begitu pula dengan angka kematian mengalami penurunan.

Seperti yang dikatakan Wiku bahwa pemerintah masih menerapkan PPKM, hal ini juga sempat disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Senin (9/5) lalu. Jokowi memastikan PPKM masih akan terus dilanjutkan, meski kasus aktif harian COVID-19 sudah menurun.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts