Dipecat IDI, Terawan Agus Putranto Kini Resmi Gabung ke PDSI
Nasional
Pemecatan Dokter Terawan

Dokter Terawan Agus Putranto dikabarkan telah resmi bergabung menjadi anggota PDSI setelah dipecat oleh IDI bulan Maret Lalu. Terawan ikut diminta kesediaannya untuk menjadi pengurus PDSI.

WowKeren - Dokter Terawan Agus Putranto akhirnya resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) setelah dipecat dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) pada bulan Maret lalu. Mantan Menteri Kesehatan RI itu dikabarkan telah resmi bergabung dengan PDSI sejak Jumat (13/5) kemarin.

"Letjen TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI dan Mayjen TNI (Purn) dr. Daniel Tjen, Sp. S resmi bergabung dengan PDSI," ujar Sekretaris Umum PDSI, Erfen Gustiawan, Sabtu (14/5).

PDSI menemui Terawan untuk menanyakan kesediaannya bergabung menjadi pengurus pada Jumat (13/5). Terawan diminta menjadi pelindung dan disebut telah mengungkap kesediaannya.

Sebelumnya diketahui bahwa Ketua PDSI, Jajang Edy Prayitno mengatakan, organisasinya akan mendukung dan memfasilitasi penelitian terapi 'cuci otak' ala Terawan jika bergabung.

"PDSI akan memfasilitasi penelitian lanjutan dari DSA (Digital Subtraction Angiography) agar sempurna sehingga jadi terapi gold standart untuk kasus-kasus stroke," tutur Eks Stafsus Terawan itu, Sabtu (30/4).



Seperti diketahui, IDI memutuskan untuk mengeluarkan Terawan dari keanggotaan mereka berdasarkan dari hasil keputusan Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat (25/3). Dalam keputusan tersebut ada tiga poin yang dibacakan oleh panitia terkait dengan keputusan pemecatan dokter Terawan.

Poin pertama adalah meneruskan hasil keputusan rapat sidang khusus MKEK yang memutuskan pemberhentian permanen sejawat Prof Dr dr Terawan Agus Putranto, SpRad(K) sebagai anggota IDI. Kedua, ketetapan ini pemberhentian dilaksanakan oleh PB IDI selambat-lambatnya 28 hari kerja.

Terakhir, poin ketiga adalah ketetapan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan. Dengan begitu, artinya Terawan nantinya bukan lagi bagian dari IDI lantaran telah diberhentikan secara permanen.

Ketua Umum IDI, Adib Khumaidi sempat menawarkan kepada Terawan untuk kembali menjadi anggota IDI. Tapi dengan sejumlah syarat dan prosedur yang ditentukan.

"Kami sampaikan, masih ada ruang. Kalau beliau berkenan untuk menjadi anggota kembali, kami akan buatkan forum secara internal. Pemberhentian tetap itu tidak diartikan seumur hidup," ujar Adib kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa seperti yang disiarkan di kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin (25/4).

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts