Aktris 'Doctor Strange' Dijebloskan ke Penjara 8 Tahun Terkait Kasus Pelecehan Seksual Anak
Film

Zara Phythian dinyatakan bersalah atas 14 tuduhan aktivitas seksual dengan seorang anak antara tahun 2005 dan 2008, dimulai ketika gadis itu berusia 13 tahun.

WowKeren - Zara Phythian, pemeran pengganti dan aktris seni bela diri yang muncul di "Doctor Strange" tahun 2016, telah dijatuhi hukuman delapan tahun penjara. Dia dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 15 tahun.

Menurut Nottingham Post, BBC News dan The Times Inggris, wanita berusia 37 tahun itu dijatuhi hukuman di Pengadilan Nottingham Crown Inggris pada hari Senin (16/5). Sementara suaminya Victor Marke dijatuhi hukuman 14 tahun penjara. Hakim Mark Watson mengatakan Marke adalah kekuatan pendorong di balik pelecehan itu.

"Meski Anda menyangkal dalam pemeriksaan silang bahwa Anda tergila-gila dengan Victor Marke, berdasarkan bukti yang saya dengar, saya tidak ragu bahwa penyimpangan Anda dibentuk oleh pengaruh yang dia miliki terhadap Anda sejak usia dini," kata Watson.



Phythian dinyatakan bersalah pada hari Rabu atas 14 tuduhan aktivitas seksual dengan seorang anak antara tahun 2005 dan 2008, dimulai ketika gadis itu berusia 13 tahun. Selain 14 dakwaan yang sama, Marke dinyatakan bersalah atas empat dakwaan tambahan penyerangan tidak senonoh terhadap gadis lain dari tahun 2002 hingga 2003, ketika dia berusia 15 tahun.

Sebelum dinyatakan bersalah, pasangan suami istri tersebut dilaporkan telah membantah semua tuduhan dari kedua penggugat sebelum dinyatakan bersalah. Korban pertama mengklaim Phythian dan Marke memberinya alkohol sebelum Phythian menantangnya untuk melakukan seks oral pada Marke, yang kabarnya belum menikah dengan Phythian tetapi dengan wanita lain.

Wanita itu mengatakan kepada polisi bahwa Marke mengatakan kepadanya bahwa tidak ada yang "akan percaya" padanya dan mengancam akan menyakitinya jika dia mengatakan sesuatu. "Mereka selalu memiliki kekuasaan atas saya," kata korban menurut BBC News.

Menurut Nottingham Post, korban kedua mengatakan Marke mulai berhubungan seks dengannya ketika dia berusia 16 tahun. Petugas investigasi senior Parminder Dhillon mengatakan, "Saya ingin berterima kasih kepada dua korban yang telah menunjukkan keberanian besar untuk maju dan berbicara tentang cobaan berat mereka."

(wk/zodi)


You can share this post!