Kecelakaan Maut di Tol Mojokerto Tewaskan Belasan Orang, Sopir Bus Terindikasi Positif Narkoba
tribratanews.jatim.polri.go.id
Nasional

Menurut Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Latif Usman, pihaknya telah melakukan tes urine terhadap sopir bus tersebut. Dan hasilnya, urine sang sopir dinyatakan mengandung narkoba jenis sabu.

WowKeren - Belasan orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang menimpa bus pariwisata di KM 712 Jalan Tol Mojokerto-Surabaya pada Senin (16/5) pagi. Kekinian, hasil tes urine yang dilakukan pihak kepolisian menunjukkan bahwa sopir bus yang bernama Ade Firmansyah positif menggunakan narkoba.

Menurut Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Latief Usman, pihaknya telah melakukan tes urine terhadap Ade. Dan hasilnya, urine Ade dinyatakan mengandung narkoba jenis sabu.

"Dari hasil tes urine, sopir positif menggunakan narkoba jenis sabu," ujar Latief kepada awak media pada Selasa (17/5).

Untuk kembali memastikan hasil tes urine tersebut, pihak kepolisian juga mengambil sampel darah sang sopir. "Hari ini sampel darah pengemudi dikirim ke laboratorium," jelasnya.

Menurut Latief, pihak kepolisian telah menanyai langsung sang sopir terkait hasil tes urine tersebut. Namun sang sopir membantah sempat menggunakan narkoba.



"Ini yang lagi didalami. Kami serahkan ke Reskrim atau Resnarkoba. Cari keterangan dia pakai dimana, kapan," terangnya.

Adapun rombongan pariwisata tersebut diketahui sempat berhenti di tempat makan dalam perjalanan pulang dari Dieng menuju Surabaya. Ade sendiri merupakan kernet atau sopir cadangan yang menggantikan pengemudi bernama Andi yang tengah beristirahat pada saat kejadian. Ia mulai mengemudi dari rest area Tol Ngawi.

"Kan ada waktu selama perjalanan ke Surabaya, di Wonosobo sampai Jogja, ada sempat berhenti. Dia juga tidak ikut acara di Dieng. Satu jam di tempat makan. Itu akan kita dalami," paparnya.

Sementara itu, polisi tidak menemukan bekas pengereman ketika kecelakaan terjadi berdasarkan hasil olah TKP. Ini berarti, bus menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) dengan kecepatan sedang hingga terguling. Pada saat kejadian, situasi lalu lintas diketahui lancar dan cuaca cerah.

"Dari hasil olah TKP tidak ada bekas pengereman," tuturnya.

Diketahui, kecelakaan tersebut membuat 14 orang penumpang meninggal dunia dan 19 orang mengalami luka berat. Sang sopir sendiri dilaporkan mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit di Mojokerto.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts