Yacht Mewah Tenggelam di Queensland Sebabkan Masalah Lingkungan
Malcolm Wells
Dunia

Menurut penjaga Pantai Yeppoon, kapal itu diusir dari pelabuhan Rosslyn Bay karena tidak terdaftar. Insiden itu dinilai memiliki konsekuensi yang berbahaya.

WowKeren - Sebuah kapal pesiar mewah tenggelam di perairan Queensland. Bagian-bagian kapal itu telah menyebabkan masalah lingkungan yang serius. Puing-puingnya terdampar di salah satu pantai di negara bagian.

Adapun insiden kapal tenggelam itu terjadi pada minggu lalu. Kekacauan terjadi di dekat Rosslyn Bay Marina di Yeppoon, timur Rockhampton, ketika kapal kehilangan jangkar dan mulai tenggelam pada Rabu (11/5). Setelah ditarik ke perairan yang lebih dalam oleh Penjaga Pantai, kapal itu tenggelam cukup jauh sepanjang hari berikutnya.

Yacht itu merupakan milik jutawan properti mogul Jamie McIntyre. Kapal pesiar tetap terombang-ambing di air dengan potongan-potongan puing-puingnya terdampar di pantai. Menurut penjaga Pantai Yeppoon, kapal itu diusir dari pelabuhan Rosslyn Bay karena tidak terdaftar.

Menurut Presiden Capricorn Coast Landcare Group Malcolm Wells, insiden itu memiliki konsekuensi yang berbahaya. "Tumpukan sampah yang sudah terdampar di pantai adalah sedikit mimpi buruk lingkungan," katanya kepada Townsville Bulletin.


Wells menegaskan bahwa benda-benda seperti plastik bisa menyebar di laut dan secara tidak sengaja akan termakan oleh makhluk hidup yang ada di dalamnya. Selain benda-benda itu, kebocoran bahan bakar juga menyumbang kekhawatiran lain.

"Ada banyak plastik, busa, dan karet yang bisa ditelan oleh biota laut kita," ujarnya menambahkan. "Kami sedikit khawatir dengan kebocoran bahan bakar, tetapi sepertinya itu tidak terjadi saat ini."

Manajer Umum Keselamatan Maritim Queensland Kell Dillon mengatakan kapal itu dalam kondisi baik meskipun sebagian terendam. Dia mengatakan bahwa sang pemiliknya sudah dihubungi untuk menghilangkan polutan yang ada di atas kapal karena bisa mencemari lingkungan.

"Sebuah arahan telah dikeluarkan kepada pemilik untuk mengamankan atau menghilangkan polutan di atas kapal," katanya. "MSQ bekerja sama dengan perwakilan pemilik, Queensland Police Service dan Livingstone Shire Council untuk mengumpulkan puing-puing."

Dia mengatakan bahwa urusan untuk menyelamatkan kapal tetap menjadi tanggung jawab pemiliknya. "Menyelamatkan kapal tetap menjadi tanggung jawab pemilik," pungkasnya.

(wk/zodi)


You can share this post!

Related Posts