Adegan Kekerasan pada Kucing di 'Rose Mansion' Diprotes, Tim Produksi Janjikan Dihapus
Instagram/tving.official
TV

Tayangan drama 'Rose Mansion' yang kini sedang berlangsung menuai reaksi ramai dari pencinta K-Drama. Namun, di salah satu episode terakhirnya, ada adegan di mana terlihat membunuh seekor kucing.

WowKeren - Penayangan drama "Rose Mansion" TVING yang sedang berlangsung ini telah menuai kekhawatiran karena salah satu adegannya. Mengenai hal tersebut, tim produksi drama "Rose Mansion" pun meminta maaf atas adegan yang dinilai mengandung kekerasan terhadap hewan kucing.

Di salah satu episode "Rose Mansion" serial asli TVING dilaporkan akan diterbitkan ulang setelah menghapus adegan kontroversial pelecehan dan pembunuhan kucing liar. Tim produksi "Rose Mansion" memposting di sosial media resmi mereka terkait permintaan maaf atas kekeliruan tersebut.

"Kami mohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran dengan adegan di mana kucing itu muncul. Adegan tersebut akan segera dihapus dan diunggah," tulis tim produksi pada Kamis (19/5).

"Setelah memeriksa naskah dan kontinuitas sebelum syuting, kami menyesuaikan adegan yang bisa bermasalah sehingga bisa difilmkan tanpa hewan. Adegan penembakan hewan sebenarnya dilakukan di hadapan ahli hewan. melalui perusahaan profesional, dan arah serta komposisi sudut diubah untuk meminimalkan waktu pemotretan," tulis tim produksi lainnya.



"Kami menyiapkan struktur untuk mencegah pelarian dari perlindungan hewan, dan di adegan lain tidak ada tindakan sadis yang sebenarnya tetapi deskripsi tidak langsung dilakukan. Saat ini, kucing yang dijadikan sebagai keperluan syuting sedang dilindungi dengan aman setelah tindak lanjut secara peduli," ungkap pihak produksi drama.

"Kami akan berpartisipasi aktif dalam penetapan pedoman pemerintah untuk perlindungan dan kesejahteraan hewan, dan akan melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanan fotografi hewan di masa depan," tulis pihak produksi menutup pernyataan resminya.

Seorang aktivitas hak-hak hewan bernama KARA melayangkan protesnya terhadap tim produksi karena telah membahayakan kelangsungan hidup si kucing. "Bahkan jika itu adalah hewan terlatih, itu adalah adegan yang dapat terkena stres yang ekstrim karena sifat kucing, dan hewan yang diajak untuk syuting tidak diperhitungkan sama sekali," ungkap KARA yang mendapatkan dukungan dari pecinta kucing lainnya.

Sementara itu, terungkap bahwa episode yang menayangkan adegan menyeramkan tersebut berada di episode 4 yang dirilis pada 13 Mei. Terlihat ada adegan penganiayaan dan pembunuhan seekor kucing liar. Seperti janji tim produksi, adegan tersebut akan ditayangkan ulang setelah dihapus pada bagian tersebut.

(wk/taki)


You can share this post!


Related Posts